REPORTASENTT.COM, KUPANG- Halaman Mapolda NTT dipenuhi barisan personel kepolisian dengan seragam lengkap.
Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko, memimpin langsung upacara gelar pasukan, Selasa (9/9/2025).
Di pundak ribuan aparat yang hadir, tersimpan mandat besar: memastikan Tour de Entete 2025 berlangsung tanpa cela.
Baca Juga: Misteri Hilangnya Barang Rp500 Juta di Yacht Wisatawan Australia di Labuan Bajo Terungkap
Event balap sepeda internasional ini tak hanya agenda olahraga.
Jarak tempuh 1.461 kilometer membentang di tiga pulau besar NTT—Timor, Sumba, dan Flores—menjadikannya salah satu event paling rumit dalam hal pengamanan.
Tantangan geografis, risiko bencana alam, hingga ancaman keamanan lintas wilayah, membuat Polri menyiapkan operasi bersandi “Tour de Entete Turangga 2025” dengan skala luar biasa besar.
Sebanyak 4.309 personel Polri dikerahkan.
Mereka diperkuat jajaran TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga Linmas.
Tujuh satuan tugas dibentuk, mulai dari Satgas Preemtif, Preventif, hingga Gakkum.
Semua ditata dalam sistem berlapis, dari tingkat Polda hingga Polres.
“Ini bukan rutinitas biasa. Tour de Entete adalah etalase dunia bagi NTT, bahkan Indonesia.
Karena itu pengamanan harus optimal, profesional, dan humanis,” kata Irjen Pol Rudi Darmoko dalam amanatnya.
Polri menyadari, NTT bukan hanya menawarkan rute indah dengan garis pantai dan perbukitan eksotis.
Di balik itu ada ancaman: jalan rawan longsor, banjir bandang, hingga aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi.
“Wilayah kita tidak mudah. Namun tanggung jawab kita adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak,” lanjutnya.
Baca Juga: Suara Jalanan Direduksi Statistik, Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang Kontroversi
Kapolda juga menekankan lima pesan utama: disiplin, keselamatan masyarakat, koordinasi lintas instansi, sikap humanis, dan menjaga citra Indonesia di mata dunia.
“Keberhasilan pengamanan ini akan berdampak langsung pada reputasi bangsa,” ujarnya.
Tour de Entete 2025, yang berlangsung 8–23 September, kini menjadi salah satu event dengan pengamanan terketat di NTT.
Bukan hanya karena rute panjang dan lintas pulau, tetapi juga karena sorotan dunia yang menuntut kesempurnaan.
“Dengan sinergi, dan komitmen kita semua, saya percaya operasi ini bisa berjalan aman dan sukses. Jadilah kebanggaan institusi dan negara,” tutup Kapolda.
Artikel Terkait
Suara Jalanan Direduksi Statistik, Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang Kontroversi
Transparansi di Ujung Bibir: RUU Perampasan Aset dan Bayang- bayang Manipulasi Politik
Gelombang Anti Nepo Kids Guncang Nepal, Perdana Menteri Mundur
Berawal dari Rp1,8 Juta, Polisi Temukan Jutaan Uang Palsu di Kupang
Misteri Hilangnya Barang Rp500 Juta di Yacht Wisatawan Australia di Labuan Bajo Terungkap