Mengapa Tour de Entete 2025 Jadi Event yang Paling Ketat Diamankan di NTT?  

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Rabu, 10 September 2025 | 22:42 WIB
Tour De EnTeTe 2025 resmi dimulai hari ini, Rabu (10/9) dengan flag-off di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. (Foto ist.)
Tour De EnTeTe 2025 resmi dimulai hari ini, Rabu (10/9) dengan flag-off di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. (Foto ist.)

 

 
 
 
REPORTASENTT.COM, KUPANG- Halaman Mapolda NTT dipenuhi barisan personel kepolisian dengan seragam lengkap.
 
 
Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko, memimpin langsung upacara gelar pasukan, Selasa (9/9/2025).
 
 
Di pundak ribuan aparat yang hadir, tersimpan mandat besar: memastikan Tour de Entete 2025 berlangsung tanpa cela.
 
 
 
 
 
 
 
Event balap sepeda internasional ini tak hanya agenda olahraga.
 
 
Jarak tempuh 1.461 kilometer membentang di tiga pulau besar NTT—Timor, Sumba, dan Flores—menjadikannya salah satu event paling rumit dalam hal pengamanan.
 
 
Tantangan geografis, risiko bencana alam, hingga ancaman keamanan lintas wilayah, membuat Polri menyiapkan operasi bersandi “Tour de Entete Turangga 2025” dengan skala luar biasa besar.
 
 
 
 
Sebanyak 4.309 personel Polri dikerahkan.
 
 
 
Mereka diperkuat jajaran TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga Linmas.
 
 
Tujuh satuan tugas dibentuk, mulai dari Satgas Preemtif, Preventif, hingga Gakkum.
 
 
 
 
 
 
Semua ditata dalam sistem berlapis, dari tingkat Polda hingga Polres.
 
 
“Ini bukan rutinitas biasa. Tour de Entete adalah etalase dunia bagi NTT, bahkan Indonesia.
 
 
Karena itu pengamanan harus optimal, profesional, dan humanis,” kata Irjen Pol Rudi Darmoko dalam amanatnya.
 
 
 
 
Polri menyadari, NTT bukan hanya menawarkan rute indah dengan garis pantai dan perbukitan eksotis.
 
 
 
Di balik itu ada ancaman: jalan rawan longsor, banjir bandang, hingga aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi.
 
 
“Wilayah kita tidak mudah. Namun tanggung jawab kita adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak,” lanjutnya.
 
 
 
 
 
Kapolda juga menekankan lima pesan utama: disiplin, keselamatan masyarakat, koordinasi lintas instansi, sikap humanis, dan menjaga citra Indonesia di mata dunia.
 
“Keberhasilan pengamanan ini akan berdampak langsung pada reputasi bangsa,” ujarnya.
 
Tour de Entete 2025, yang berlangsung 8–23 September, kini menjadi salah satu event dengan pengamanan terketat di NTT.
 
 
 
 
Bukan hanya karena rute panjang dan lintas pulau, tetapi juga karena sorotan dunia yang menuntut kesempurnaan.
 
“Dengan sinergi, dan komitmen kita semua, saya percaya operasi ini bisa berjalan aman dan sukses. Jadilah kebanggaan institusi dan negara,” tutup Kapolda.
 

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X