Erick Thohir Minta Maaf, Tapi Ada Fakta Mengejutkan di Balik Gagalnya Indonesia ke Piala Dunia 2026

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 12 Oktober 2025 | 23:23 WIB
Foto Timnas Indonesia. (Foto instagram @ rickthohir.)
Foto Timnas Indonesia. (Foto instagram @ rickthohir.)



 
 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA-  Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia usai Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026.
 
 
 

Garuda harus mengakui keunggulan Irak 0-1 pada laga terakhir Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Sabtu (12/10/2025) malam.
 
 
 


Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Erick menulis pesan yang penuh haru dan refleksi.
 
 
 
 
 


“Kami memohon maaf, mimpi masuk ke Piala Dunia belum bisa kami wujudkan. Terima kasih kepada suporter, pemain, dan ofisial atas perjuangan untuk bisa sampai Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertama kali dalam sejarah, Indonesia bisa sampai di titik sejauh ini,” tulis Erick.
 
 
 
 

Ucapan itu menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan luar biasa seluruh elemen sepak bola nasional.
 
 
 
Meski gagal lolos, Indonesia mencatat sejarah baru, pertama kalinya menembus babak keempat kualifikasi Piala Dunia sepanjang sejarah.
 
 
 
 
 

Kalah Tipis dari Irak

Pertandingan yang digelar di Stadion Al-Shaab, Baghdad, berjalan sengit.
 
 
 
Tim asuhan Patrick Kluivert tampil solid di babak pertama dan mampu menahan gempuran tuan rumah.
 
 


Peluang sempat hadir lewat Mauro Zijlstra dan Thom Haye, namun barisan belakang Irak yang dikomandoi Manaf Younis tampil rapat.
 
 
 
 
 
 

Sementara itu, Maarten Paes tampil gemilang di bawah mistar dengan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk sundulan berbahaya Sherko Karim di menit ke-29.
 


Namun, petaka datang di menit ke-75. Kesalahan kontrol bola dari Rizky Ridho dimanfaatkan Zidane Iqbal untuk mencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan Irak 1-0.
 
 
 

Tembakannya meluncur deras ke sudut bawah gawang tanpa bisa dijangkau Paes.
 
 
 
 

Laga berlangsung dalam tensi tinggi. Wasit asal Tiongkok, Ma Ning, menjadi sorotan setelah beberapa keputusannya dianggap merugikan tim tamu.
 
 

Usai peluit panjang, emosi sempat memuncak, beberapa suporter Indonesia yang hadir di stadion melempar botol ke lapangan.
 


Kapten Jay Idzes menunjukkan sikap dewasa dengan menenangkan rekan-rekannya dan para pemain Irak.
 
 
 
 
.
 
 
 
 

Di masa injury time, Zaid Tahseen dari Irak menerima kartu kuning kedua dan harus keluar lapangan, namun skor tetap bertahan hingga akhir.
 



Irak Lanjut, Indonesia Pulang dengan Kepala Tegak

Kemenangan ini memastikan Irak melaju ke laga penentuan melawan Arab Saudi pada Selasa (15/10).
 
 
Pemenang duel tersebut akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026, sementara runner-up akan melakoni babak playoff.
 


Bagi Indonesia, meski langkah terhenti, perjalanan kali ini menjadi catatan bersejarah. Tim Garuda berhasil mencapai babak yang sebelumnya tak pernah dicapai oleh generasi mana pun.
 
 
 
 
 


“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena suhu dan segala hal, tetapi kemenangan ini memberi kami kepercayaan diri besar,” ujar Zidane Iqbal usai laga.
 
 

“Melawan Arab Saudi akan sulit, tetapi semoga kami bisa menang.”
 


Catatan Sejarah untuk Tim Garuda

Kendati gagal lolos, perjuangan skuad Garuda patut diapresiasi.
 
 
 
 
 
Dengan komposisi pemain muda dan pelatih anyar, Timnas Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, tak hanya berpartisipasi, tapi bersaing di level tertinggi Asia.


Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X