Prabowo juga meminta peninjauan ulang skema bonus bagi atlet peraih medali di SEA Games, Asian Games, maupun Olimpiade. Anggarannya akan dibahas bersama Kementerian Keuangan.
- Pembinaan Fokus pada 21 Cabor Menuju Olimpiade
Instruksi kedua menyasar pembinaan atlet secara lebih terarah. Prabowo menilai perlu payung hukum baru yang mengatur pemusatan pembinaan pada 21 cabang olahraga prioritas.
Tujuannya: anggaran efisien, target jelas, dan prestasi tepat sasaran.
Baca Juga: Paus Leo XIV Sambangi Masjid Biru, Ikon Penting Kota Istanbul- Turki
- Bangun Pusat Olahraga Nasional Terpadu
Arahan ketiga: Indonesia akan membangun Pusat Olahraga Nasional. Fasilitas itu bakal menyatukan:
- akademi olahraga
- asrama atlet
- pusat latihan terpadu
- layanan kesehatan berstandar tinggi
Fasilitas ditujukan untuk atlet muda mulai usia 12 tahun ke atas, agar latihan intensif tetap sejalan dengan pendidikan formal.
Baca Juga: Flores Timur Mulai Sesuaikan Nomenklatur dan Kelas Jabatan PNS, Berlaku untuk SKP 2026
Erick Thohir menyebut arahan tersebut menjadi titik penting transformasi olahraga Indonesia. “Pemerintah mendorong ekosistem olahraga nasional yang profesional, berkelanjutan, dan kompetitif di tingkat dunia,” tegasnya.
Artikel Terkait
Wakapolri Tinjau Pengungsi Erupsi Lewotobi: Resmikan Sumur Bor untuk 2.983 Warga
Paus Leo XIV Sambangi Masjid Biru, Ikon Penting Kota Istanbul- Turki
Realisasi TKDD Flores Timur 2025 Capai 90,39 Persen, DBH Masih Tertinggal Jauh
Kongres PSSI NTT 2025 Digelar di Labuan Bajo, Flores Timur Ditunjuk Tuan Rumah Liga 4 2026
Bongkar! Kiprah Irjen Rudi Darmoko, Kapolda NTT yang Bikin Ia Jadi Nominator Terbaik HeForShe 2025