REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Komite Disiplin PSSI merilis hasil sidang pada 16–18 Desember 2025. Sejumlah klub dan pemain Liga Nusantara serta EPA Super League menerima sanksi denda dan larangan bermain.
Persebata Lembata menjadi salah satu klub yang terkena hukuman. Tim asal Nusa Tenggara Timur itu didenda Rp2,5 juta akibat pelanggaran administratif saat menghadapi Gresik United FC, 12 Desember 2025.
Klub menghadirkan pemain yang tidak tercantum dalam daftar Starting XI pada sesi pre-match press conference.
Baca Juga: Korban Scam Kehilangan Rp9,1 Triliun, DPR Soroti Masalah Pelaporan
Selain sanksi klub, pemain Persebata Lembata, Valentinus Rimo, juga dihukum. Ia mendapat kartu merah langsung usai memukul pemain lawan.
Komdis menjatuhkan larangan bermain dua pertandingan tambahan serta denda Rp2,5 juta.
“Setiap pelanggaran ditangani sesuai regulasi disiplin yang berlaku dan berlaku untuk semua kompetisi,” kata anggota Komdis PSSI dalam keterangan resmi.
Baca Juga: Teror Pencurian di Welak Manggarai Barat Berakhir, Polisi Kembalikan Barang Bukti ke Warga
Kasus serupa terjadi pada Dion Mefahmi dari Persitara Jakarta Utara dan Fery Bagus Kurniawan dari PSDS.
Artikel Terkait
Cuaca Ekstrem Berujung Petaka di Manggarai Timur, Kondisi Terbaru Longsor Goreng Meni
Tanah Longsor di Lambaleda- Manggrai Timur, Tim SAR Hadapi Cuaca Ekstrem dan Medan Sulit
BBM Langka Akibat Cuaca Buruk, Harga Eceran di Lembata Melonjak hingga Rp 50 Ribu per Botol
Teror Pencurian di Welak Manggarai Barat Berakhir, Polisi Kembalikan Barang Bukti ke Warga
Korban Scam Kehilangan Rp9,1 Triliun, DPR Soroti Masalah Pelaporan