REPORTASENTT.COM, LABUAN BAJO- Rasa aman warga Desa Orong, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mulai pulih setelah polisi mengungkap rangkaian kasus pencurian.
Pemulihan tersebut ditandai dengan pengembalian barang bukti berupa telepon seluler milik korban pencurian di asrama putri Kecamatan Welak, Rabu (21/1/2026).
Pengembalian barang dilakukan setelah Tim Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat menuntaskan penyidikan kasus pencurian handphone dan sepeda motor yang meresahkan warga.
Baca Juga: BBM Langka Akibat Cuaca Buruk, Harga Eceran di Lembata Melonjak hingga Rp 50 Ribu per Botol
Kepala Desa Orong, Stefanus Hadur, S.Pd, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada kepolisian.
“Terima kasih kepada Tim Resmob Polres Manggarai Barat. Warga kembali merasa tenang karena kasus ini terungkap dan barang korban bisa kembali,” kata Stefanus.
Ia menilai pengembalian barang bukti memberi dampak psikologis positif bagi korban dan masyarakat.
Baca Juga: Tanah Longsor di Lambaleda- Manggrai Timur, Tim SAR Hadapi Cuaca Ekstrem dan Medan Sulit
“Warga kecil merasa dilindungi. Rasa keadilan benar-benar dirasakan,” ucapnya.
Stefanus berharap sinergi masyarakat dan kepolisian terus terjaga demi menjaga keamanan wilayah Welak.
“Kami ingin Desa Orong kembali tenang, masyarakat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” katanya.
Artikel Terkait
Sudewo Pakai Rompi Oranye KPK, Tersangka Suap DJKA dan Jual-Beli Jabatan Desa, tapi Klaim Tak Bersalah
Ikut Demo, Rekam Momen Bakar Jagung, Kini Dituntut 1 Tahun Penjara: Linimasa Kasus Rifa Rahnabila yang Ramai Dibahas di Medsos
Cuaca Ekstrem Berujung Petaka di Manggarai Timur, Kondisi Terbaru Longsor Goreng Meni
Tanah Longsor di Lambaleda- Manggrai Timur, Tim SAR Hadapi Cuaca Ekstrem dan Medan Sulit
BBM Langka Akibat Cuaca Buruk, Harga Eceran di Lembata Melonjak hingga Rp 50 Ribu per Botol