REPORTASENTT.COM, LARANTUKA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur menggelar kegiatan diseminasi hasil riset terkait partisipasi masyarakat dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024.
Acara ini berlangsung, Kamis (10/4/2025) di Hotel Sunrise, Kelurahan Weri, Kabupaten Flores Timur (Flotim), dan dihadiri oleh berbagai kalangan termasuk akademisi dan peneliti.
Ketua KPU Flores Timur, Antonius Djentera Betan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, riset ini menjadi langkah penting untuk memahami fenomena menurunnya partisipasi pemilih dalam pilkada di wilayahnya.
“Kami mencari cara untuk mengetahui apakah partisipasi masyarakat pemilih itu benar-benar mempengaruhi kualitas pilkada kita. Maka, kami melakukan riset ini demi mendapatkan hasil yang objektif mengenai partisipasi pemilih yang semakin menurun di Flores Timur,” ungkap Antonius.
Ia juga menjelaskan, KPU menggandeng para akademisi dari Universitas Widya Mandira Kupang sebagai tim peneliti, yakni Eusabius Peparera Niron, S.IP., M.IP, Maksimanus Ardon Bidi, S.IP., M.Sos, Bruno Rey Sonby Pantola, S.IP., M.IP, serta Yohana Fransiska Medho, S.IP., M.IP.
Baca Juga: Sikap Tidak Profesional Oknum Polisi Polres SBD Jadi Sorotan Saat Dikonfirmasi Wartawan
Pemilihan tim ini didasari oleh keyakinan akan kapasitas dan integritas mereka untuk memberikan kontribusi ilmiah yang berdampak nyata.
“Kami yakin para peneliti ini bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi kami semua di Flores Timur. Ini bukan sekadar penelitian biasa, ini adalah upaya menjawab tantangan nyata demokrasi di daerah kita,” tambahnya.
Antonius juga menyoroti bahwa riset ini memiliki pendekatan berbeda dibandingkan daerah lain, dengan metode kualitatif dan wawancara langsung bersama narasumber lapangan.
Baca Juga: Manajemen Perseftim Diberhentikan Usai Liga 4 ETMC 2025, Ini Penjelasan Ketua ASKAB Flotim