REPORTASENTT.COM, KUPANG- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III DPD Partai Demokrat NTT yang berlangsung di Hotel Kristal Kupang, Sabtu (4/10/2025).
Kehadiran Melki menarik perhatian karena terjadi di tengah konsolidasi politik Partai Demokrat menjelang Pemilu 2029.
Rakerda bertema “Demokrat NTT Bangkit, Solid, dan Menang: Konsolidasi Menuju Kemenangan Pemilu 2029” itu dihadiri sejumlah tokoh nasional Partai Demokrat, di antaranya Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Herman Khaeron, anggota Majelis Tinggi Partai Beny K. Harman, Jansen Sitindaon, dan Ketua DPD Demokrat NTT Leonardus Lelo.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lema memaparkan tiga agenda strategis Pemerintah Provinsi NTT, yakni penguatan ekonomi lokal, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan budaya dan pendidikan berbasis kearifan lokal.
“Pertumbuhan ekonomi NTT pada triwulan II tahun 2025 mencapai 5,48 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional,” ujar Melki.
Ia menyebut capaian tersebut sebagai bukti peningkatan kemandirian ekonomi daerah.
Melki mendorong masyarakat untuk menggerakkan potensi desa, sekolah, dan rumah ibadah agar menghasilkan produk unggulan lokal.
Ia menyebut gerakan “Beli Produk NTT” sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi masyarakat.
Selain isu ekonomi, Melki juga menyinggung pentingnya peran legislator Demokrat di Komisi X DPR RI dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi anak-anak NTT.
“Pembangunan sejati bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga investasi pada manusia,” katanya.
Rakerda Demokrat NTT tahun ini tidak hanya menjadi forum evaluasi dan perencanaan partai, tetapi juga ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan partai politik.
Melki menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“NTT akan maju bila kita solid, bekerja bersama, dan percaya pada kekuatan lokal,” ujarnya.
Rakerda berlangsung satu hari dengan agenda utama konsolidasi struktur partai di seluruh kabupaten dan kota di NTT sebagai persiapan menuju Pemilu 2029.
Artikel Terkait
Striker Andalan Diragukan Tampil, Siapa Pilihan Kluivert untuk Lini Depan Garuda?
Kasus Ashanty dan Ayu: Fakta Hukum, Tudingan Miliar, dan Perang Narasi di Media Sosial
Dugaan Pemerasan Polisi di Lembata, Ombudsman: Jangan Cemari Reformasi Polri!
Ratusan Anak Keracunan Program MBG di TTS, Polri Gerak Cepat Dirikan Posko Darurat
Bukan Dicoret! Ini Alasan Marselino Belum Gabung Timnas U-23 Jelang SEA Games 2025