Hasto Kristiyanto Tak Lagi Jabat Sekjen PDIP, Megawati Putuskan Rangkap Jabatan

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 23:05 WIB
Megawati dan Hasto.
Megawati dan Hasto.

 






REPORTASENTT.COM, JAKARTAHasto Kristiyanto resmi tak lagi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan untuk periode kepengurusan 2025–2030.
 
Hasto sebelumnya menjabat sekjen selama dua periode berturut-turut sejak 2015 hingga 2025.

Keputusan ini diumumkan dalam Kongres VI PDI Perjuangan yang digelar di Bali, Sabtu (2/8).
 
 
 
 
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan struktur kepengurusan terbaru tanpa mencantumkan nama pengganti Hasto di posisi sekjen. Megawati memilih merangkap jabatan tersebut.

"Sekretaris jenderal belum diputuskan oleh Ibu. Jadi Ibu masih merangkap," kata Ketua Steering Committee Kongres PDIP, Komarudin Watubun, dalam konferensi pers di Bali Nusa Dua Convention Center.

Komarudin menjelaskan, keputusan Megawati untuk merangkap jabatan sekjen merupakan pertimbangan pribadi sebagai ketua umum partai.
 
 
 
 
 
Namun, ia belum dapat memastikan apakah Megawati akan terus merangkap posisi itu selama lima tahun ke depan.

"Saya kira Ibu akan punya pertimbangan waktu di mana dia akan memutuskan," ujarnya.

Sebelumnya, Hasto mendapatkan amnesti dari DPR RI usai divonis 3 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat dalam kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP.
 
 
 
 
Pemberian amnesti tersebut disetujui parlemen dan mengakhiri proses hukum yang menjeratnya.

Terkait kemungkinan Hasto kembali masuk dalam jajaran kepengurusan partai, Komarudin enggan berspekulasi.
 
 
Ia menegaskan, semua keputusan berada di tangan Megawati.
 
 
 
Baca Juga: Penumpang Teriak Ancaman Bom di Pesawat Rute Jakarta-Medan, Penerbangan Tertunda

"Itu hanya Ibu yang tahu. Saya kan enggak mungkin tahu pertimbangan Ibu ya," ucapnya.
 
 
Komarudin juga menegaskan bahwa struktur kepengurusan PDIP sepenuhnya merupakan kewenangan ketua umum.

"Kita lihat saja ke depan seperti apa, karena hanya Ibu yang tahu," kata dia.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X