REPORTASENTT.COM, SOLOR- Ignas Boli Uran (IBU) mempunyai alasan tersendiri untuk mendampingi Anton Doni Dihen (ADD) pada kontestasi pemilihan kepala daerah kabupaten Flores Timur periode 2024-2029 sebagai bakal calon wakil bupati.
Pria yang biasa disapa Ignas Uran ini, dalam acara deklarasi dukungan lewotana di Desa Kalike Aimatan, Kecamatan Solor Selatan, Jumat (23/8/2024) menyampaikan, dirinya memilih ADD karena Ia tau, ADD mempunyai hati yang tulus dalam sebuah pengabdian.
"Kita butuh pemimpin yang mempunyai kebesaran jiwa. Bukan kekayaan yang kami cari, tetapi keadilan, kepedulian, dan keberanian untuk mengutamakan kepentingan bersama," kata Ignas.
Baca Juga: Terkait Revisi UU Pilkada, Demonstran Terima Audiens dengan Komisi III
Pemimpin yang dibutuhkan adalah kata Ignas, mampu merangkul semua kalangan, mendengar keluhan, dan memberikan solusi yang berpihak pada rakyat banyak.
Kebesaran jiwa dalam hal ini bukan hanya soal integritas, tetapi juga keberanian untuk berkorban demi kesejahteraan bersama.
"Perpaduan ideal ini yang kita butuhkan. Kemampuan lompatan jauh Flores Timur hadir untuk menggunakan anggaran untuk kabupaten Flores Timur untuk tanah kita," katanya.
Baca Juga: Ketua DPD Partai Nasdem Gaungkan Dukungan untuk Anton Doni dan Ignas Uran di Pilkada 2024
Dikatakannya, kemampuan lompatan jauh yang dimiliki ADDIBU hadir dalam pemanfaatan anggaran kabupaten dengan bijaksana dan efektif, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Flores Timur
"Kita tidak akan maju jika hanya berbangga dengan jabatan tanpa memiliki nurani yang besar untuk lewotana Flores Timur, " tambahnya.
Kebanggaan semu ini kata Ignas, hanya akan menghambat perkembangan, sementara apa yang benar-benar diperlukan adalah pemimpin yang memiliki hati nurani untuk tanah Flores Timur, pemimpin yang tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, tetapi juga kesejahteraan dan kemajuan bersama.
Baca Juga: Di Adonara, Albert Sinuor Nyatakan Komitmen Nasdem Flotim untuk Menangkan ADD- IBU di Pilkada 2024
"Uang bisa menjadikan segala- galanya. Bagaimana negara ini bisa berubah kalau di otak pemimpin hanyalah uang. Lebih baik saya mati dari pada membunuh jabatan.
Siapapun calon pemimpin, cukuplah diri kita dengan penghasilan mu, jangan terjebak dengan pemimpin yang di bayar dengan kekayaan," kata Ignas.
Dirinya pun mengajak masyarakat untuk menjatuhkan pilihan bersama paket ADDIBU, untuk sebuah perubahan demi lewotana Flores Timur lima tahun kedepan.
Penulis: Elen Labina