Jamkrida NTT Cetak Laba Rp14 Miliar, Pemprov Kantongi Dividen Rp7 Miliar

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 09:28 WIB
Melkiades Laka Lena, Gubernur NTT.  (Foto fanpage Facebook Melki Laka Lena)
Melkiades Laka Lena, Gubernur NTT. (Foto fanpage Facebook Melki Laka Lena)

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2024.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa yang digelar Jumat (16/5/2025), Gubernur NTT Melki Laka Lena menyampaikan Jamkrida membukukan laba bersih sebesar Rp14 miliar.

"Dari laba tersebut, Pemprov NTT mendapatkan dividen sebesar Rp7 miliar. Ini menunjukkan bahwa Jamkrida merupakan salah satu BUMD yang sehat dan berhasil di NTT," kata Melki Laka Lena.


Baca Juga: Diserang Tanpa Wajah: Saat Akun Anonim Jadi Senjata Baru dalam Perang Opini

RUPS juga membahas rencana kerja perusahaan untuk tahun 2025, termasuk strategi bisnis, target kinerja, dan penguatan tata kelola perusahaan.

Selain agenda tahunan, RUPS Luar Biasa turut digelar untuk menetapkan sejumlah perubahan struktural di tubuh perusahaan.

Dalam rapat tersebut, disepakati penunjukan Frits Fanggidae sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama menggantikan posisi sebelumnya hingga ditetapkan Direktur Utama definitif pada RUPS tahun mendatang.

Baca Juga: Markas Judi Sabung Ayam di Pasar Wairkoja Digulung! Polres Sikka Tangkap Tiga Pelaku, Isu Beking Aparat Mencuat

Sementara itu, Ferdinand Lerrick ditunjuk sebagai Plt Direktur Operasional.

"Selain itu, kami juga sepakat menambah satu Komisaris Independen dan satu Direksi baru. Dengan demikian, komposisi kepengurusan PT Jamkrida NTT ke depan akan terdiri dari tiga Direksi dan tiga Komisaris," ungkap Melki.

Gubernur Melki menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam menata seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Baca Juga: Teriakan Seorang Perempuan Tengah Malam Bongkar Aksi Brutal Yopi di Kupang

Penataan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga bertujuan memperkuat peran BUMD sebagai penggerak ekonomi daerah.

"Setelah Jamkrida, kami akan benahi BUMD lainnya. Targetnya, seluruh BUMD sudah tertata rapi paling lambat akhir Juni 2025," ujarnya.

PT Jamkrida NTT merupakan BUMD yang bergerak di bidang penjaminan kredit bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), koperasi, hingga program-program pembiayaan daerah.

Baca Juga: Judi, Miras, Hingga Narkoba Diburu! Ini Operasi Rahasia Polres Flotim

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X