Erick Thohir Bikin Kejutan, Pegawai Bank BUMN Mau Pensiun Malah Ditarik Jadi Bos di Desa!

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Rabu, 21 Mei 2025 | 11:42 WIB
Mentri BUMN, Erick Thohir. (Foto Instagram Eric Tohir)
Mentri BUMN, Erick Thohir. (Foto Instagram Eric Tohir)

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Menteri BUMN Erick Thohir bikin gebrakan mengejutkan!

Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (20/5/2025), Erick mengumumkan rencana kontroversial, pegawai bank BUMN yang hampir pensiun bakal direkrut jadi manajer koperasi di desa!

Erick menyebut, pegawai dari bank-bank Himbara yang tinggal setahun atau dua tahun lagi pensiun bisa langsung "naik pangkat" jadi pengelola program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Baca Juga: Polres Flotim Turun Tangan! Operasi Pekat Turangga 2025 Temukan Fakta Mengejutkan di Lapangan

"BUMN menawarkan bahwa banyak sekali dari bank-bank Himbara juga siap memindahkan sebagian pegawainya yang mungkin nanti pensiun tinggal setahun-dua tahun, bisa juga masuk ke situ sebagai manajernya," ujar Erick di hadapan anggota dewan.

Erick menilai, SDM perbankan BUMN punya potensi besar untuk membangun ekonomi desa lewat program Kopdes yang kini masih dalam tahap modeling.

Targetnya, 80 koperasi percontohan siap digeber akhir tahun ini!

Baca Juga: TNI AL Kejar Perahu Tanpa Nama di Morowali, Isinya Bikin Kaget: Miras dan Rokok Ilegal Miliaran Rupiah!

Tak cuma koperasi simpan pinjam, Erick menyebut koperasi akan disesuaikan dengan potensi daerah, dari koperasi padi, ayam, hingga distribusi pupuk!

"Namanya koperasi, bukan individu. Bisa simpan pinjam, bisa untuk pertanian, peternakan, bahkan pupuk," jelasnya.

Menariknya, program ini tidak akan menggelontorkan uang gratis.

Baca Juga: Istana Buka Suara Soal Usulan Parpol Dapat Dana APBN, Ini Kata Hasan Nasbi

Pemerintah bertindak sebagai "supporting system", lewat plafon pinjaman dari bank Himbara dan pendampingan manajemen.

"Bukan bagi-bagi uang hilang. Kita kasih plafon dan bantu sistem manajemennya," tegas Erick.

Langkah ini langsung memantik pro dan kontra. Ada yang menyebut ini "strategi cerdas" manfaatkan SDM berpengalaman, tapi tak sedikit yang mempertanyakan, apa benar pegawai bank cocok urus koperasi desa.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X