Larantuka, Kompas.com — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap maraknya akun palsu di media sosial yang mengatasnamakan perusahaan pelat merah tersebut.
Akun-akun tidak resmi itu kerap digunakan untuk menjual tiket kapal PELNI dan meminta calon penumpang mentransfer uang ke rekening pribadi oknum tertentu.
Pihak PELNI menegaskan bahwa praktik tersebut bukan bagian dari sistem resmi perusahaan dan termasuk tindakan penipuan digital.
Baca Juga: PELNI Umumkan Jadwal Kapal Oktober 2025 untuk Wilayah Larantuka dan Lewoleba
“Kami ingin mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap akun atau individu yang mengaku sebagai agen resmi PELNI. Pembelian tiket kapal hanya bisa dilakukan melalui kanal resmi perusahaan,” ujar Yulianto, S.E., Kepala PELNI Cabang Flores Timur, dalam keterangan tertulis, Kamis (16/10/2025).
Artikel Terkait
Gareth Bale Ungkap Ketakutan Setelah Pensiun: Takut Bangkrut Meski Pernah Bergaji Rp580 Miliar per Tahun
Prabowo Siapkan Reformasi Besar, BUMN Akan Dipangkas dari 1.000 Jadi 200 – Ini Alasannya
Aksi Dukun Palsu di Ende: Tipu Warga dengan Batu, Nyaris Kabur Lewat Laut
PELNI Umumkan Jadwal Kapal Oktober 2025 untuk Wilayah Larantuka dan Lewoleba
Waspada Akun Palsu yang Mengatasnamakan PELNI, Jangan Sampai Tertipu!