Pihak Pertamina Bantah Penghapusan Pertalite, CSP Patra Niaga: Saya Perlu Luruskan

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Sabtu, 31 Agustus 2024 | 19:15 WIB
Mobil tanki Pertamina. (Foto tangkapan layar Pertamina)
Mobil tanki Pertamina. (Foto tangkapan layar Pertamina)
 
 
REPORTASENTT.COM- Informasi penghapusan BBM subsidi pertalite kini jadi perbincangan banyak pihak.
 
Menurut informasi, Pertalite tidak akan dijual lagi per 1 September 2024.
 
Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga membantah informasi tersebut.
 
 
CS Pertamina Heppy Wulansari mengatakan, pertamina tetap menyalurkan distribusi pertalite karena kuota mencukupi hingga akhir tahun 2024.

"Tidak ada penghapusan untuk pertalite dan masih kita salurkan. Ada hoax pertalite dan saya luruskan pertalite terus kita salurkan, dari pemerintah tidak ada penghapusan pertalite," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga , Heppy Wulansari  dilansir melalui RRI, Jumat (31/8/2024).

Heppy mengakui ada peningkatan konsumsi BBM pertalite seiring pertambahan kendaraan setiap tahun.
 
 
Selain itu, penyaluran pertalite tidak tepat sasaran karena dipakai oleh kendaraan yang tidak seharusnya memakai pertalite.
 
"Kalau kita lihat BBM subsidi tidak semua dinikmati menengah ke bawah. Banyak juga kelompok menengah atas pakai pertalite," kata Heppy.

Heppy menegaskan, pihkanya mendukung upaya pemerintah untuk pengaturan penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.
 
 
Sehingga subsidi juga dapat alihkan ke sektor lain yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 
 
"Pengaturan ini nantinya APBN dapat dialihkan ke sektor lain lebih urgen dan dinikmati masyarakat kelas menengah ke bawah. Pemerintah mempertimbangkan kelompok yang membutuhkan, masyarakat tidak perlu khawatir, solar dan BBM bersubsidi tetap ada," ujarnya.

Adapun skema pengaturan penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah.
 
 
Namun kemungkinan besar, pemerintah akan melakukan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi.

Hanya kendaraan yang memenuhi kriteria, yang dapat memakai pertalite dan solar subsidi.
 
"Kami masih menunggu skenario ditetapkan pemerintah, kemungkinan besar pengaturan kriteria kendaraan bisa mendapatkan BBM," ujarnya.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X