REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta (26/11), yang membahas sejumlah langkah pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat dalam negeri.
Langkah ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan dorongan positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata.
Kebijakan tersebut bertujuan agar masyarakat dapat menikmati libur akhir tahun dengan lebih nyaman tanpa terbebani oleh biaya transportasi yang tinggi.
Selain meringankan masyarakat, penurunan harga tiket pesawat juga diproyeksikan akan memberikan dampak positif pada sektor ekonomi dan pariwisata.
Dengan biaya transportasi yang lebih terjangkau, mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat, sehingga mendukung usaha kecil, menengah, serta destinasi wisata lokal di wilayah tersebut.
Kebijakan tersebut dinilai penting dalam rangka meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong sektor ekonomi serta pariwisata menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kebijakan tersebut dinilai penting dalam rangka meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong sektor ekonomi serta pariwisata menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Melalui kebijakan ini, masyarakat diharapkan dapat menikmati libur akhir tahun dengan lebih nyaman.
Selain itu, sektor ekonomi dan pariwisata juga akan mendapatkan manfaat positif dari peningkatan mobilitas selama musim libur.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kebijakan penurunan harga tiket pesawat akan segera diumumkan dan diberlakukan menjelang periode libur akhir tahun.
“Akan ada pengumuman untuk menjelang hari libur natal tahun baru, ada tiket pesawat yang sudah bisa harganya dibuat terjangkau,” ujar Airlangga kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Artikel Terkait
Prefek Dikasterium untuk Dialog antar Umat Beragama di Vatikan Tutup Usia, Pengagum Pancasila
Unggul: Melki Laka Lena Respon Hasil Hasil Quick Count Pilgub NTT 2024
Kombes Pol Bayu Ungkap Penangkapan Oni Enumbi Anggota KKB Papua Oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2024
Menuju Indonesia Emas 2045, Pemerintah RI dan AS Kerja Sama Investasi Digital
Buat Keributan di TPS, Seorang Saksi Paslon Ini Diamankan Polisi