ekonomi-bisnis

Flores Timur Rumah bagi Du Anyam: Memberdayakan Perempuan dan Melestarikan Tradisi

Jumat, 13 September 2024 | 20:21 WIB
Acara pelepasan ekspor produk anyaman lontar Nusa Tenggara Timur di Larantuka. (Foto/ Elen Labina)


REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Sudah 10 tahun, Du Anyam berada di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebuah perjalanan yang penuh dengan pertumbuhan, ketangguhan, dan kekuatan hubungan manusia.

Du Anyam, sebuah inisiatif sederhana yang lahir di Nusa Tenggara Timur, telah berkembang memberdayakan perempuan, melestarikan tradisi, dan meningkatkan ekonomi setempat.

 Baca Juga: Berkat Kerja Keras Polisi, Motor Warga yang Dicuri Tiga Hari Lalu Berhasil Ditemukan

Sepuluh tahun yang lalu, dari 3 orang perempuan, Hanna, Ayu dan Melia, mereka memulai perjalanan untuk menghidupkan kembali tradisi perempuan Nusa Tenggara Timur, yakni anyaman lontar, sebuah tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Tujuan mereka adalah memberikan peluang ekonomi kepada perempuan di desa-desa terpencil.

"Dan sebagai putri asli Nusa Tenggara Timur, saya bangga Du Anyam memilih NTT sebagai rumahnya selama 10 tahun terakhir," demikian dikatakan Hanna Keraf, Co Founder Du Anyam, pada acara pelepasan ekspor produk anyaman lontar Nusa Tenggara Timur, di Kelurahan Lohayong, Jumat (13/9/2024).

 Baca Juga: Berkat Kerja Keras Polisi, Motor Warga yang Dicuri Tiga Hari Lalu Berhasil Ditemukan

Hanna menambahkan, meskipun mereka berasal dari daerah terpencil, dengan tekad yang kuat, dengan pemikiran yang cerdas, Ia yakini dapat meraih mimpi dan harapan.

"Saya ingin menyampaikan rasa bangga, rasa kagum dan rasa terima kasih yang paling mendalam kepada setiap ibu penganyam, pemanjat bahan baku, penyedia jasa transportasi di desa-desa kami bekerja, sampai Anak Buah Kapal kapal- kapal Solor- Larantuka yang telah membawa produk anyaman lontar Nusa Tenggara Timur sampai ke pasar global," katanya.

Dirinya juga menambahkan, permintaan akan produk anyaman lontar akan terus meningkat dan semakin memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.

 Baca Juga: Fresly Nikijuluw Meriahkan Konser Amal Pembangunan Rumah Pastoral Leworahang, Paul Goran: Ayo Datang dan Berbagi Sukacita

"Perjalanan kami masih panjang. Kami yakin bahwa dengan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Koperasi dan UMKM, DBS, Bank Indonesia, SMESCO, Pemerintah Daerah Flores Timur dan Bank Negara Indonesia, bersama-sama, kita dapat memperkenalkan Nusa Tenggara Timur ke seluruh dunia, dengan harapan kerajinan tradisional berkembang, perempuan diberdayakan, dan masyarakat sejahtera," Katanya.


Hanna menjelaskan, 13 kontainer telah mereka kirimkan sejak Agustus 2022- Agustus 2023 untuk pemenuhan pasar domestik, Indonesia.

Di bulan September ini, kata dia, kontainer perdana untuk lebih dari 20.000 produk telah diberangkatkan.

Halaman:

Tags

Terkini