REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Selama lebih dari dua dekade, Du' Anyam, di bawah Co Founder, Hanna Keraf telah mencatatkan prestasi luar biasa dalam dunia kerajinan tangan.
Berawal dari produk lokal yang menghiasi pasar tradisional, mereka kini telah berhasil menembus pasar global dengan ekspor ke lebih dari 50 negara.
Hanna mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjalanan panjang usaha ini.
Baca Juga: Berkat Kerja Keras Polisi, Motor Warga yang Dicuri Tiga Hari Lalu Berhasil Ditemukan
Salah satu momen bersejarah adalah ketika Du' Anyam menjadi satu-satunya penyedia merchandise resmi Asian Games 2018, ajang olahraga terbesar kedua di dunia.
Pada saat itu, mereka berhasil menjual lebih dari 16.000 produk buatan tangan, yang terbuat dari bahan-bahan alami dan warisan budaya FloresTimur.
Tak hanya itu, produk mereka juga telah menjadi suvenir resmi berbagai acara internasional bergengsi, seperti KTT G20, Forum World Bank-IMF, dan bahkan menjadi oleh-oleh bagi Paus Fransiskus.
“Namun hari ini, kami berdiri dengan lebih bangga lagi karena produk kami, hasil kerajinan tangan dari mama- mama Flores Timur, telah menembus pasar global dan menjangkau lebih dari 50 negara. Produk-produk kerajinan tangan kami, yang dulunya hanya terbatas pada pasar lokal, kini akan segera menghiasi rumah-rumah dan kantor-kantor di berbagai belahan dunia,” ujar Hanna.
Keberhasilan Du' Anyam ini menjadi bukti bahwa kerajinan tangan Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional.
Dengan kualitas yang terjaga dan sentuhan tradisional, mereka terus berkomitmen untuk membawa warisan budaya lokal Flores Timur, NTT, ke panggung global.
Baca Juga: TNI AL Sungai Kakap dan Tim SAR Bersatu Bantu Pencarian ABK yang Tenggelam di Perairan Tanjung Putus
"Saya ingin menyampaikan rasa bangga, rasa kagum dan rasa terima kasih yang paling mendalam kepada setiap ibu penganyam, pemanjat bahan baku, penyedia jasa transportasi di desa-desa kami bekerja sampai Anak Buah Kapal kapal-kapal Solor- Larantuka yang telah membawa produk anyaman lontar Nusa Tenggara Timur sampai ke pasar global," kata Hanna dalam sambutannya.
Artikel Terkait
Ungkap Kasus Bandar Besar Kalimantan Tengah yang Lama Buron, BNN Temui Awak Media di Palangkaraya, Bahas Sejumlah Hal!
Di Hadapan Otoritas dan Mahasiswa NUS, Paus Fransiskus Sampaikan Terima Kasih dan Refleksi Mendalam Tentang Peran Unik Singapura di Dunia
Fresly Nikijuluw Meriahkan Konser Amal Pembangunan Rumah Pastoral Leworahang, Paul Goran: Ayo Datang dan Berbagi Sukacita
Polisi Evakuasi Jenazah Petani Muda yang Ditemukan Meninggal di Hutan Lindung Sikka: Hilang Dua Hari, Ditemukan Keluarga
Berkat Kerja Keras Polisi, Motor Warga yang Dicuri Tiga Hari Lalu Berhasil Ditemukan