REPORTASENTT.COM, KUPANG,— Kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di sejumlah lokasi di Kota Kupang mulai terungkap setelah polisi menelusuri laporan kehilangan kendaraan yang masuk dalam beberapa hari terakhir.
Penyelidikan dilakukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polresta Kupang Kota setelah menerima dua laporan pencurian sepeda motor pada pertengahan Agustus 2026.
Dari penelusuran di lapangan, polisi bergerak ke sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan keberadaan pelaku dan kendaraan hasil pencurian. Pengembangan tersebut dilakukan hingga Kamis (20/8/2026) malam.
Baca Juga: Viral Camat Lamba Leda Utara Protes Staf BNPB, Persoalkan Bantuan untuk Ribuan Warga Terdampak
Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota AKP Jumpatua Simanjorang mengatakan, penyelidikan dilakukan setelah petugas menerima laporan kehilangan kendaraan dari dua warga.
"Tim URC Jatanras yang dipimpin Kanit Jatanras IPDA Afred Bire langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Hasil penyelidikan mengarah kepada lima orang terduga pelaku yang kemudian diamankan di tiga lokasi berbeda," kata Jumpatua.
Laporan pertama dibuat korban berinisial JL. Sepeda motor Honda Beat warna hijau dengan nomor polisi DH 3xxx Hx dilaporkan hilang dari halaman rumah di Jalan Tunggal Ika, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, pada 15 Agustus 2026 dini hari.
Baca Juga: Karhutla Mengganas di Kalimantan, Puluhan Hektare Lahan Terbakar dan Titik Api Bermunculan
Kasus serupa dilaporkan YOS. Sepeda motor Honda Beat warna merah dengan nomor polisi DH 2xxx Hx miliknya diketahui hilang dari pelataran Percetakan Tiara Charvita, Jalan W.J. Lalamentik, Kelurahan Fatululi, pada 15 Agustus 2026.
Berbekal dua laporan tersebut, penyidik melakukan penelusuran terhadap identitas dan keberadaan orang yang diduga terlibat.
Pergerakan polisi kemudian mengarah ke tiga lokasi berbeda pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita.
Lima orang yang diamankan masing-masing berinisial GGM (15), JMB (14), SAL (15), AIST (16), dan BCFL (15).
Artikel Terkait
Buka PKKMB 2026, Rektor IKTL: Kampus Bukan Sekadar Tempat Menuntut Ilmu, Melainkan Rumah Belajar
Gempa Susulan Terjadi di Flores, Tim SAR Fokus Evakuasi Lansia dan Ibu Hamil
Keselamatan Tim Jadi Prioritas, Pembersihan Longsor Jalur Trans Flores Ende–Bajawa Tetap Waspada Gempa Susulan
Karhutla Mengganas di Kalimantan, Puluhan Hektare Lahan Terbakar dan Titik Api Bermunculan
Viral Camat Lamba Leda Utara Protes Staf BNPB, Persoalkan Bantuan untuk Ribuan Warga Terdampak