Insiden Pemukulan Wasit Liga 1 Askab PSSI Flores Timur Berakhir Damai di Kepolisian

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Senin, 22 Juli 2024 | 21:34 WIB
Proses perdamaian di kantor Kepolisian.  (Foto/ Tim)
Proses perdamaian di kantor Kepolisian. (Foto/ Tim)

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Babak 16 besar Liga 1 Askab PSSI Flores Timur antara Pamri Fc Riang Duli Vs LA United Lamakera Sabtu 20 Juli 2024 di Lapangan Ile Mandiri Flores Timur berakhir ricuh.

Kericurahan ini terjadi akibat Abdul Aziz Kapten Tim LA United melakukan tindakan tidak terpuji dengan menampar keras salah satu Asisten Wasit (AW) Nus Koten.

Insiden ini terjadi lantaran Abdul Sang Kapten Laskar Belelang julukan untuk LA United melakukan aksi protes terhadap Nus Koten Asisten Wasit (AW) terkait Gol kedua Pamri Fc yang dilesakan oleh Pemain Pamri Fc bernomor punggung 4 Trisno Pugel ke gawang LA United.

 Baca Juga: Benarkah Pengunduran Diri Joe Biden Dari Pencalonan Presiden Karena Alasan Ini?

Menurut Abdul Kapten LA United Gol kedua Pamri Fc ke gawang LA united tidak sah karna pemain tersebut telah terperangkap Off side.

Aksi protes dan perang mulut terus dilakukan di pinggir lapangan hingga wasit garis Nus Koten mendapatkan tindakan kekerasan (tempeleng) oleh Abdul Kapten Laskar Belelang.

Sang Kapten kemudian langsung di amankan oleh aparat keamanan ke Tenda Panitia.

 Baca Juga: Kukuhkan Relawan ADD- IBU, Doni Dihen Minta Relawan Zona Tanjung Bunga Pegang Teguh Pada Prinsip Ini!

Pertandingan menyisahkan kurang lebih 2 menit di waktu normal dan di nyatakan force mayor oleh Panitia Liga 1 Askab PSSI Flores Timur dengan skor akhir Pamri Fc 2-1 LA United.

Benteng Batu julukan untuk Pamri Fc Riang Duli dinyatakan berhak melaju ke Babak 8 (Delapan) besar Liga 1 Askab PSSI Flores Timur setelah mengalahkan LA United dengan Skor tipis 2-1.

 

Tindakan Asosiasi Wasit

Akibat Insiden ini Ketua Asosiasi perwasitan Askab PSSI Flores Timur Syukri Ghazali bersama Asisten Wasit Nus Koten melakukan laporan tindakan kekerasan dan main hakim sendiri ke Polres Flores Timur, Sabtu 20 Juli 2024.

Selain melakukan laporan kekerasan ke Mapolres Flores Timur, Asosiasi Wasit Askab PSSI Flores Timur juga mengajukan permohonan tertulis kepada Komisi Disiplin (Komdis) Askab PSSI Flores Timur untuk menjatuhkan Sanksi terhadap Pemain atau Kapten LA United tersebut sesuai regulasi yang berlaku.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X