Kain Songke Pun Tak Lolos dari Incaran Maling, Tim URC Polres Manggarai Ungkap Tiga Kasus Beruntun

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Senin, 1 Juni 2026 | 16:44 WIB
Foto ilustrasi tangan diborgol.
Foto ilustrasi tangan diborgol.

 

REPORTASENTT.COM, RUTENG – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Manggarai berhasil mengungkap tiga kasus pencurian dalam waktu kurang dari sepekan sejak dibentuk.

Tiga kasus tersebut meliputi pencurian sepeda motor, pencurian uang, dan pencurian kain Songke, salah satu warisan budaya khas Manggarai yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.

Keberhasilan itu menjadi hasil awal dari pembentukan Tim URC Polres Manggarai yang diresmikan Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah pada 21 Mei 2026 untuk mempercepat penanganan berbagai laporan tindak kriminal di wilayah hukum Polres Manggarai.

 

Baca Juga: Sindikat Pengiriman PMI Ilegal Diburu, Polda NTT Amankan Tujuh Korban di Bandara El Tari Kupang



Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah mengatakan pembentukan Tim URC merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepolisian agar lebih cepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Tim Unit Reaksi Cepat dibentuk untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tepat. Kehadiran tim ini juga menunjukkan keseriusan Polres Manggarai dalam memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” kata Levi.

Menurut dia, pengungkapan tiga kasus pencurian dalam waktu singkat menunjukkan pola penanganan cepat yang diterapkan mulai memberikan hasil di lapangan.

 

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Ratusan Rumah Rusak dan Warga Dievakuasi



Selain melakukan penindakan hukum, Polres Manggarai juga memperkuat langkah pencegahan melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif secara berimbang.

Pada aspek preemtif, Bhabinkamtibmas aktif menyambangi masyarakat untuk memberikan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penyuluhan hukum, serta membangun komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan kalangan pelajar.

Di sisi lain, Satuan Intelkam terus melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan guna mencegah munculnya tindak kriminal maupun konflik sosial di tengah masyarakat.

 

Baca Juga: Akui Kesalahan Pribadi, Kepala SPPG Sibolga Ungkap Dugaan Mark Up dan Tekanan dalam Program MBG



Sementara itu, patroli Presisi yang dijalankan Satuan Samapta juga diperkuat di kawasan permukiman, pusat aktivitas warga, objek vital, dan sejumlah lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan.

Polres Manggarai juga terus menggelar program Jumat Curhat sebagai ruang dialog antara masyarakat dan kepolisian untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta berbagai persoalan keamanan yang berkembang di wilayah Kabupaten Manggarai.

Levi mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi kamtibmas dengan segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

 

Baca Juga: Tersangka Tabrakan Maut 9 Korban di Pandeglang Belum Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X