Perubahan struktur pengelola yayasan juga terjadi pada 2016 setelah pergantian ketua yayasan yang sebelumnya dijabat almarhum Marsel Lamuri.
Kasus dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di RS Bukit Lewoleba kini masih dalam proses penanganan oleh pengawas ketenagakerjaan Provinsi NTT.