hukum-kriminal

Wakapolda NTT Turun ke Adonara Timur, Dorong Rekonsiliasi Akhiri Konflik Bele dan Lewonara

Rabu, 22 Juli 2026 | 21:24 WIB
Kiri: Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal berdialog dengan tokoh masyarakat kedua desa. Kanan: menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga terdampak konflik. (Foto TBN Polda NTT)

 

REPORTASENTT.COM, ADONARA- Polda Nusa Tenggara Timur mempercepat penyelesaian konflik sosial antara warga Dusun Bele, Desa Waiburak, dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.

Pendekatan dialog, rekonsiliasi, serta pelibatan tokoh adat menjadi fokus utama untuk mengakhiri konflik dan mencegah ketegangan kembali terjadi.

Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal bersama jajaran Pejabat Utama Polda NTT ke Flores Timur, Selasa (21/7/2026).

 

Baca Juga: Awal Kasus Dugaan Pencurian HP di Kota Kupang, Terduga Pelaku Sempat Diamankan Warga

 

Rombongan terdiri atas Karo Ops, Dirintelkam, Dansat Brimob, dan Kabid Propam Polda NTT.

Agenda diawali melalui rapat terbatas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Flores Timur.

Pertemuan itu membahas percepatan penyelesaian konflik, pemulihan situasi keamanan, serta langkah antisipasi agar bentrokan serupa tidak kembali terjadi.

 

Baca Juga: Judul: Dua Terduga Kasus Perzinaan Dibawa ke Polda NTT, Penyidik Dalami Alat Bukti



Dalam pembahasan tersebut, penyelesaian konflik diarahkan melalui musyawarah, dialog, dan pendekatan adat sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Flores Timur.

Seluruh pihak juga diminta mengurai akar persoalan agar penyelesaian berlangsung menyeluruh, sementara proses hukum tetap berjalan terhadap pelaku tindak pidana sesuai ketentuan.

Polda NTT juga mengoptimalkan langkah cooling system secara berkelanjutan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

 

Baca Juga: Polres Flores Timur Pastikan Situasi Adonara Timur Kondusif Pascabentrokan, Aktivitas Warga Kembali Normal

Halaman:

Tags

Terkini