hukum-kriminal

Penyelundupan 5 Bal Pakaian Rombengan Melewati Perbatasan RI-Malaysia, Pelaku Kabur ke Malaysia Saat Hendak Ditangkap

Minggu, 15 September 2024 | 20:38 WIB
Pelaku saat diamankan Tim Gabungan TNI dan dibawa ke Pos Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad. (Foto/ TNI AD)
 



REPORTASENTT.COM- Tim gabungan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Aji Kuning dan Satgas Intel Dam VI/Mulawarman berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lima bal pakaian bekas (balpress) atau rombengan di wilayah perbatasan RI-Malaysia.
 
Operasi tersebut dilakukan di kawasan Ex PLN Sei Limau, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Operasi ini berawal dari patroli malam yang dilakukan oleh Tim Gabungan TNI.
 
 Baca Juga: Terungkap! Aksi Begal di Jalan Raya Ngagel Surabaya, Delapan Pelaku Ditangkap Polisi
 
Tim yang terdiri dari personel Satgas Intel Dam VI dan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad ini melakukan penyisiran di sepanjang jalur tikus yang menghubungkan Desa Aji Kuning hingga Desa Sungai Limau.
 
Jalur ini dikenal sebagai rute yang sering digunakan oleh pelaku penyelundupan barang ilegal.

Saat melakukan patroli, Tim Gabungan TNI mendapati empat orang yang tengah melakukan aktivitas mencurigakan.
 
 Baca Juga: Ada Apa di 12 Proyek Irigasi DAK Manggarai Raya? Polri Intensifkan Pencegahan Korupsi di 3 Kabupaten
 
Ketika didekati, keempat orang tersebut langsung melarikan diri ke arah wilayah Malaysia, meninggalkan lima karung putih di lokasi kejadian.
 
Setelah dilakukan pemeriksaan, karung-karung tersebut diduga berisi pakaian bekas atau balpress, yang sering diselundupkan melalui perbatasan.
 
Barang-barang tersebut segera diamankan oleh Tim Gabungan TNI dan dibawa ke Pos  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad untuk proses lebih lanjut.
 
 Baca Juga: Misteri di Balik Kunjungan PJU Polda Sumbar  ke Keluarga NSK: Dugaan Pembunuhan Gadis 18  Tahun yang Belum Terungkap  
 
Rencananya, barang bukti ini akan diserahkan kepada pihak Bea Cukai Nunukan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut.
 
"Keberhasilan dalam menggagalkan penyelundupan ini juga mencerminkan pentingnya pengamanan wilayah perbatasan serta kerja keras dari tim Satgas Pamtas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah terpencil. Tindakan yang dilakukan oleh tim gabungan TNI memberikan sinyal kuat bahwa aktivitas ilegal tidak akan dibiarkan terjadi di wilayah perbatasan," ujarnya.
 
 Baca Juga: Agus Yudhoyono Tegaskan Komitmen Tuntaskan Program Prioritas di Tengah Akhir Masa JabatanPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin

Operasi ini menjadi bukti komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan di wilayah perbatasan, sekaligus mencegah aktivitas ilegal yang merugikan negara. 
 

Tags

Terkini