Di sisi lain, laporan berbeda menyebutkan bahwa Paus hanya meninggalkan aset pribadi senilai kurang dari Rp2,2 juta.
Selisih data ini menimbulkan pertanyaan besar: mana yang benar?
Belum ada konfirmasi resmi dari Vatikan soal total kekayaan yang ditinggalkan.
Baca Juga: Pelni Larantuka Berlayar Bersama Asa: Merayakan 73 Tahun dengan Cinta di Panti Asuhan
Namun yang pasti, Paus Fransiskus semasa hidupnya konsisten menolak menerima kekayaan dari institusi gereja.
Pilihan hidupnya menjadi bukti bahwa bagi Paus Fransiskus, kekayaan sejati bukanlah materi, melainkan pelayanan, kesederhanaan, dan pengabdian yang tulus.