REPORTASENTT.COM- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) angkat suara terkait kericuhan yang mewarnai aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.
Melalui Kantor Hak Asasi Manusia PBB atau OHCHR, lembaga internasional itu menyerukan investigasi menyeluruh atas dugaan pelanggaran HAM yang terjadi selama penanganan protes.
“Kami menyerukan penyelidikan yang cepat, menyeluruh, dan transparan terhadap semua dugaan pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional,” kata juru bicara OHCHR, Ravina Shamdasani, dalam pernyataan resmi di laman PBB, Senin, 1 September 2025.
Baca Juga: Di Flores Timur: TNI-Polri Kompak Jaga Larantuka Lewat Patroli Gabungan
Shamdasani menuturkan, OHCHR memantau secara ketat rangkaian kekerasan yang muncul dalam konteks protes nasional terkait tunjangan parlemen, kebijakan penghematan, hingga dugaan penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat.
Artikel Terkait
Prabowo Akan Salurkan Bantuan untuk Korban Unjuk Rasa, Termasuk Pendidikan hingga Perbaikan Rumah
Mendagri Tito Ingatkan Pejabat: Jangan Flexing, Hindari Pesta Mewah
Target Pajak 2026 Naik 13,5 Persen, Sri Mulyani: Tarif Tidak Berubah
Ketua AMKI: Media Massa Adalah Rumah Besar Rakyat di Tengah Polemik Buzzer
Di Flores Timur: TNI-Polri Kompak Jaga Larantuka Lewat Patroli Gabungan