Mural Baru di Katedral St. Patrick, New York, Rayakan Imigran dan Empati di Tengah Kontroversi Politik

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 23:40 WIB
Inilah Mural Baru di Katedral St. Patrick, New York. (Foto tangkapan layar Youtube  @ CBSNewYork)
Inilah Mural Baru di Katedral St. Patrick, New York. (Foto tangkapan layar Youtube @ CBSNewYork)

 



REPORTASENTT.COM, NEW YORK- Di tengah kemegahan arsitektur neo-gotik Katedral St. Patrick, sekelompok imigran modern, kebanyakan Latin, Asia, dan kulit hitam, terlihat beristirahat di lereng bukit, membawa karung dan tas sederhana mereka.

 

 

Seorang pria mengenakan kaus menggendong bayi, sementara seorang anak kecil dengan sepatu kets duduk termenung di latar depan.

 

 

Di atas awan yang menjulang tinggi, sosok Anak Domba Allah berdiri di altar putih, dikelilingi kilauan garis-garis emas yang menghadirkan nuansa sakral.

 

Baca Juga: Langit Norwegia yang Mengintai, Ketika Drone Membuat Eropa Tak Nyaman

 

Adegan yang penuh kemanusiaan ini adalah bagian dari karya seni publik baru yang digadang-gadang sebagai salah satu yang paling signifikan di Amerika saat ini.



Berjudul What's So Funny about Peace, Love, and Understanding, mural setinggi 7,6 meter karya seniman asal New York, Adam Cvijanovic, menampilkan perayaan tradisi gereja dan kota dalam menyambut imigran.

 

Di tengah kontroversi terkait tindakan petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) yang menargetkan warga imigran, mural ini hadir sebagai pesan empati dan solidaritas.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X