mancanegara

Kejadian di Australia, Uskup Ditikam Saat Misa di Gereja

Senin, 15 April 2024 | 20:29 WIB
Polisi di luar Gereja Christ The Good Shepherd di pinggiran Wakeley di Sydney. (Foto: Reuters)

 

REPORTASENTT.COM- Ratusan orang dilaporkan bentrok dengan polisi di barat daya Sydney, negara Australia pada Senin malam, setelah seorang pemimpin terkemuka Kristen Ortodoks ditikam di altar gerejanya.

Uskup Mar Mari Emmanuel sedang mengadakan misa di Asiria di Wakeley tepat setelah jam 7 malam ketika seorang pria mendekatinya di altar dan diduga menikam kepalanya beberapa kali.
 
Tiga jamaah juga terluka dalam dugaan serangan itu.
 
Baca Juga: Jaringan TV Dorong  Biden dan Trump Komitmen Hentikan Perdebatan

Siaran langsung dari misa tersebut menunjukkan jemaah mengerumuni Emmanuel, yang memperoleh banyak pengikut online selama pandemi Covid, sebelum rekamannya dipotong.
 
Petugas yang bertugas di komando area polisi Fairfield menghadiri gereja di Welcome Street, Wakeley dan seorang pria ditangkap dan ditahan.

Namun, ada laporan bahwa kerumunan besar yang terdiri dari beberapa ratus orang yang berkumpul di luar gereja bentrok dengan polisi saat mereka memprotes penikaman tersebut.

 
Baca Juga: Amerika Serikat Tegaskan Dukung Israel, Namun tidak Berperang dengan Iran  
 
“Respon besar-besaran dari polisi sedang dilakukan. Berbagai sumber daya polisi dari sejumlah komando dan unit spesialis hadir," kata Kepolisian NSW pada Senin malam. 
 
Orang-orang yang  menderita luka yang tidak mengancam jiwa dan dirawat oleh paramedis ambulans NSW.

Ambulans NSW mengatakan mereka dipanggil ke gereja sekitar pukul 19.15 dan mengirim tim paramedis ke tempat kejadian.
 
Baca Juga: Diserang Iran, Pasukan Israel Masih Pertimbangkan untuk Bertindak    

Seorang juru bicara mengatakan mereka telah merawat seorang pria berusia 50-an karena beberapa luka sebelum membawanya ke rumah sakit Liverpool.

Seorang pria berusia 30-an juga dirawat karena luka sayatan dan dibawa ke rumah sakit.

Seorang pria berusia 20-an dirawat karena luka di tangannya dan seorang pria berusia 60 an dirawat karena luka robek di lengannya di tempat kejadian.
 
Baca Juga: Mantan Wakil Presiden Ekuador yang Ditangkap Dibawa ke Rumah Sakit

Polisi NSW mendesak masyarakat untuk menghindari daerah tersebut sementara Perdana Menteri negara bagian Chris Minns juga mendesak masyarakat untuk tetap tenang.

“Pemandangan yang meresahkan malam ini di Wakeley malam ini,” katanya dalam sebuah postingan di X.
 
“Pikiran dan doa saya bersama para korban dan petugas pertolongan pertama yang berupaya menjaga kita tetap aman," dilansir dari theguardian.
 
Baca Juga: Nasib Media Al Jazeera Ditengah Ancaman Keamanan Saat Israel Sahkan UU Baru, Jubir Gedung Putih Angkat Bicara  

Mereka menghimbau penting bagi masyarakat untuk tetap tenang dan terus mendengarkan serta bertindak sesuai arahan Polisi dan Layanan Darurat.

Tags

Terkini