mancanegara

Paus Fransiskus Ungkapkan Terima Kasih kepada Garda Swiss: Apa yang Membuat Mereka Begitu Istimewa?

Minggu, 19 Januari 2025 | 22:58 WIB
Paus Fransiskus/ background foto Garda Swiss. (Foto/ Net/ desain Tim Reportase NTT)

“Terima kasih, terima kasih banyak,” ujar Paus Fransiskus, menutup audiensi tersebut.

 

Pasukan Elite dengan Sejarah Panjang yang Menjaga Paus dan Vatikan

 

Garda Swiss adalah pasukan elite yang bertugas menjaga Paus, Istana Apostolik, dan Kota Vatikan.

Dikelola langsung oleh Takhta Suci, Garda Swiss memiliki tugas yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar pusat kekuatan Gereja Katolik ini.

Garda Swiss terkenal dengan seragam khas bergaya Renaisans yang memadukan warna merah, kuning, dan biru, serta helm dan baju zirah yang menambah kesan historis.

Baca Juga: Tak Sampai Sehari, Polisi Bongkar Misteri Kematian Pria di Sawah Majalengka

Pasukan ini juga membawa senjata seremonial, seperti pistol, senapan, dan senapan mesin ringan, sebagai bagian dari persiapannya untuk menghadapi ancaman yang mungkin terjadi.

Didirikan pada tahun 1506 oleh Paus Julius II, Garda Swiss memiliki sejarah yang kaya dan penuh tantangan. 

Salah satu peristiwa dramatis dalam sejarah mereka terjadi pada tahun 1527 ketika pasukan ini hampir hancur dalam pertempuran melawan tentara Spanyol yang menjarah Roma. 

Baca Juga: BPJS Kesehatan Tak Mampu Cover Seluruh Pembiayaan, Menkes Sarankan Hal Ini

Meskipun menghadapi banyak rintangan, Garda Swiss tetap bertahan dan terus melaksanakan tugas mulianya hingga saat ini.

Untuk bergabung dengan Garda Swiss, calon anggota harus memenuhi sejumlah persyaratan ketat. 

Mereka harus pria Katolik dari Swiss, berusia antara 19 hingga 30 tahun, memiliki tinggi badan minimal 174 cm, serta memiliki diploma profesional atau ijazah sekolah menengah atas. 

Halaman:

Tags

Terkini