REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan mengalami erupsi pada Senin (18/5/2025) dini hari, tepatnya pukul 00.08 WITA.
Letusan ini memicu kepanikan warga sekitar setelah gunung memuntahkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 2.784 meter di atas permukaan laut.
Berdasarkan pantauan visual, kolom abu tampak tebal berwarna kelabu dengan arah sebaran condong ke utara dan timur laut.
Baca Juga: Lagi di Kupang! Satgas Pekat Gerebek Pemuda Pesta Miras di Pinggir Pantai
Erupsi terekam jelas pada seismogram dengan amplitudo maksimum 29,6 mm dan durasi sekitar 2 menit 9 detik.
Aktivitas vulkanik masih berlangsung dan terus dipantau secara intensif oleh Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera.
Badan Geologi melalui PVMBG telah menetapkan status Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level IV atau “Awas”, level tertinggi dalam sistem peringatan dini aktivitas gunung api.
Baca Juga: Dikira Kopi, Ternyata Sabu! Polda Sumut Bongkar Jaringan Narkoba 100 Kg Lintas Provinsi
Warga dilarang beraktivitas dalam radius 6 kilometer dari kawah, dan diperluas hingga 7 kilometer pada sektor barat, utara, dan timur laut dari pusat erupsi.
Berikut lima hal penting yang perlu kamu ketahui terkait erupsi ini:
1. Dilarang Masuk Zona Bahaya
Masyarakat dan wisatawan diminta tidak memasuki wilayah dalam radius 6–7 kilometer dari pusat erupsi.
Baca Juga: Dikira Kopi, Ternyata Sabu! Polda Sumut Bongkar Jaringan Narkoba 100 Kg Lintas Provinsi
Zona ini dianggap sangat berbahaya karena berpotensi terkena lontaran material pijar dan awan panas.
2. Waspada Informasi Palsu
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.