nasional

Huntara Dipercepat, Warga Terdampak Bencana di Pesisir Selatan Ditargetkan Nyaman Saat Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 | 14:24 WIB
Pekerja menyusun rangka baja ringan huntara di Nagari Puluik-Puluik, Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Senin (9/2), untuk warga terdampak banjir dan longsor. (Foto/ist)

 

 

 

REPORTASENTT.COM, PESISIR SELATAN- Pemerintah mempercepat pemulihan warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra melalui pembangunan hunian sementara atau huntara.


Di beberapa lokasi, huntara telah selesai dibangun dan mulai ditempati warga. Sementara itu, pembangunan di titik lain masih berlangsung secara bertahap.


Salah satu lokasi pembangunan berada di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.
 
 
Baca Juga: Cegah Tawuran: PAM Swakarsa Amagarapati dan Postoh Dikukuhkan, Ini Kata Wabup Flores Timur

Berdasarkan pantauan Senin (9/2), para pekerja terlihat menyusun rangka baja ringan untuk unit huntara.
 
Sejumlah bangunan telah dipasangi dinding papan kayu dan atap seng, sementara lantai sebagian unit masih dalam proses pengecoran.


Huntara tersebut dirancang dilengkapi fasilitas dasar, seperti akses air bersih, listrik, kamar tidur, serta kamar mandi untuk menunjang kebutuhan harian warga.
 
 
Baca Juga: Curi Avanza Dini Hari di Larantuka, Pelaku Tinggalkan Mobil di Hewokloang Sikka dan Kabur ke Hutan

Proses pembangunan melibatkan personel TNI dan Polri yang bekerja bersama warga setempat guna mempercepat penyelesaian hunian.


Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, percepatan pembangunan huntara dilakukan agar warga terdampak bencana dapat menjalani Ramadan dengan lebih nyaman sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.


“Itu sudah menjadi arah Bapak Presiden. Kita memberikan dukungan penuh kepada masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Barat yang mayoritas Muslim, agar saat Ramadan mereka bisa beribadah dengan lebih tenang, meski dalam kondisi pascabencana,” ujar Dody.
 

Tags

Terkini