REPORTASENTT.COM, KUPANG- Untuk mencegah penyebaran rabies, Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Dinas Pertanian Kota Kupang menggelar vaksinasi massal bagi hewan peliharaan di Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Selasa (19/8) pagi.
Kegiatan vaksinasi berlangsung di RT 05, 06, dan 07, dengan sasaran anjing peliharaan warga. Sebanyak 37 ekor anjing berhasil divaksin dalam kegiatan yang dihadiri perwakilan Dinas Peternakan NTT, Dinas Pertanian Kota Kupang, Lurah Maulafa, Bhabinkamtibmas Aipda Ichsan Djawa, serta para ketua RT/RW setempat.
Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan kasus gigitan anjing terindikasi rabies di RT 05.
Tim petugas mendatangi rumah-rumah warga untuk memastikan anjing peliharaan tervaksin sebagai upaya melindungi kesehatan masyarakat.
Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah, menegaskan dukungan penuh kepolisian terhadap program vaksinasi tersebut.
Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah, menegaskan dukungan penuh kepolisian terhadap program vaksinasi tersebut.
“Kegiatan vaksinasi rabies ini sangat positif dalam pencegahan penyebaran rabies. Kami wajib mendukung agar pelaksanaannya berjalan aman dan kondusif,” ujarnya melalui Kasi Humas Polsek Maulafa, Aiptu David Luhi.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Maulafa, Aipda Ichsan Djawa, yang mendampingi petugas di lapangan, juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi rabies demi keselamatan warga dan kesehatan hewan peliharaan.
Pihak Dinas Peternakan memastikan kegiatan serupa akan terus digencarkan di wilayah lain yang berisiko.
Rabies masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di NTT, khususnya Kota Kupang.
Artikel Terkait
Erupsi Sore Ini! Gunung Lewotobi Laki-laki Naikkan Status ke Level Awas
BNPB Catat Empat Bencana Signifikan di Awal Pekan, Mulai Gempa Poso hingga Erupsi Gunung Lewotobi
Upacara Penurunan Bendera di Kulon Progo Sempat Terhenti, Aksi Wakil Bupati Jadi Sorotan
Viral, Remaja Perempuan Dikeroyok di Pantai Warna Kupang, Dua Pelaku Diamankan Polisi
Pidato HUT RI Bupati Flores Timur: Bangun Generasi Emas, Wujudkan Daerah Bermartabat