REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Polisi dan TNI meningkatkan pengamanan di wilayah Flores Timur setelah bentrokan antarwarga terjadi di dua kelurahan berbeda.
Langkah ini dilakukan melalui patroli gabungan guna meredam potensi konflik susulan.
Patroli menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan serta area terdampak bentrokan antara warga Kelurahan Postoh dan Kelurahan Lewerang.
Baca Juga: Menguak Kasus Sary Doko, Alarm Keras Kejahatan Seksual Anak di NTT
Aparat juga melakukan pendekatan persuasif dengan mengajak masyarakat menjaga situasi tetap aman.
Personel di lapangan memberikan imbauan agar warga tidak mudah terpancing isu yang beredar serta menghindari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
Upaya ini diharapkan mampu menciptakan kembali rasa aman di tengah masyarakat.
Baca Juga: Mudik Nyaman Bersama PELNI: 316 Ribu Penumpang Telah Terlayani
Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A. Kalelado, menyampaikan kehadiran aparat merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas wilayah.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terpengaruh informasi yang belum jelas, serta bersama menjaga keamanan lingkungan,” katanya.
Patroli gabungan yang melibatkan Polres Flores Timur dan TNI dari Kodim 1624 Flores Timur digelar pada Senin (23/03/2026) pukul 18.30 Wita sebagai langkah antisipasi mencegah gangguan kamtibmas lanjutan pasca bentrokan warga.
Artikel Terkait
Peradilan Militer: Antara Hukum dan Instrumen Komando, Bukan Surga Aman bagi Prajurit
Dari PPN hingga MBG: Mengupas Kinerja Fiskal Indonesia hingga Februari 2026
Mudik Nyaman Bersama PELNI: 316 Ribu Penumpang Telah Terlayani
Peduli Korban Erupsi Lewotobi, Alumni Sanctissima Trinitas Salurkan Bantuan ke Huntara Konga
Menguak Kasus Sary Doko, Alarm Keras Kejahatan Seksual Anak di NTT