DLH Flores Timur Bersihkan Tumpukan Sampah Liar di Jalur Pintu Masuk Larantuka

Photo Author
Redaksi, Reportase NTT
- Minggu, 21 Juni 2026 | 19:43 WIB
Petugas DLH Flores Timur membersihkan sampah liar yang berserakan di sepanjang jalur pintu masuk Kota Larantuka saat kerja bakti, Sabtu (20/6/2026). (Foto Ist)
Petugas DLH Flores Timur membersihkan sampah liar yang berserakan di sepanjang jalur pintu masuk Kota Larantuka saat kerja bakti, Sabtu (20/6/2026). (Foto Ist)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA,– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur menggelar kerja bakti membersihkan tumpukan sampah liar di sepanjang jalur Hotel Asa, Pura Weri, Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3), A. Gunawan, bersama staf dan petugas kebersihan DLH Flores Timur.

Petugas tampak menyapu, memungut, dan mengangkut sampah yang berserakan di sisi kiri dan kanan badan jalan.

 

Baca Juga: BGN Hentikan Sementara Program MBG Saat Libur, Efisiensi Anggaran Diproyeksi Capai Rp3 Triliun

 

Sejumlah titik di kawasan tersebut dipenuhi sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan hingga mengganggu kebersihan lingkungan dan keindahan jalur utama menuju Kota Larantuka.

Aksi pembersihan dilakukan setelah DLH Flores Timur kembali menemukan tumpukan sampah liar di lokasi yang sebelumnya telah beberapa kali dibersihkan. Kondisi tersebut dinilai mencoreng wajah kota karena kawasan itu menjadi salah satu akses utama menuju Bandara Gewayantana Larantuka.

“Kondisi di sepanjang badan jalan sebelumnya dipenuhi sampah berserakan dan terdapat sejumlah titik tumpukan sampah yang mengganggu kebersihan lingkungan serta keindahan kawasan,” kata A. Gunawan saat ditemui di lokasi kegiatan.

 

Baca Juga: Massa Desak Pemerintah dan Polda Tindak Tegas, 140 Personel Amankan Aksi Aliansi Anti Imperialis di Kupang



Untuk mendukung proses pengangkutan, DLH Flores Timur mengerahkan satu unit dump truck beserta armada pendukung guna mengangkut seluruh sampah hasil kerja bakti. Sampah kemudian dibawa ke lokasi penanganan akhir milik pemerintah daerah.

Menurut A. Gunawan, ruas jalan mulai dari kawasan Hotel Asa, Pura hingga area tambak menuju Bandara Gewayantana memiliki peran strategis sebagai pintu masuk Kota Larantuka. Karena itu, kebersihan kawasan tersebut perlu dijaga bersama oleh pemerintah dan masyarakat.

“Area ini merupakan pintu masuk Larantuka. Kebersihan badan jalan dan lingkungan di sepanjang jalur ini harus dijaga agar memberikan kesan baik bagi setiap orang yang datang ke Larantuka,” katanya.

 

Baca Juga: Polres Belu Kejar Pelaku Curanmor yang Sembunyikan Honda CRF di Jalur Tikus Perbatasan RI–Timor Leste



Kepala DLH Flores Timur, Servulus Satel Demoor, mengatakan persoalan sampah masih menjadi tantangan di sejumlah titik dalam wilayah Kota Larantuka. Padahal, pemerintah daerah melalui DLH telah berulang kali melakukan kerja bakti dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah.

Ia menilai rendahnya kesadaran masyarakat menjadi salah satu penyebab masih munculnya lokasi pembuangan sampah liar di badan jalan, drainase, maupun lahan kosong.

“Kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah terus melakukan penanganan, tetapi tanpa kesadaran masyarakat persoalan sampah akan terus berulang,” kata Servulus.

 

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X