Dugaan Bahan Nonhalal Guncang Dapur SPPG Flores Timur, Muhammadiyah Minta Evaluasi Total

Photo Author
Florianus Harson, Reportase NTT
- Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB
Foto mobil MBG.
Foto mobil MBG.

 

Forum juga menyetujui keterlibatan relawan secara proporsional dari kalangan Muslim dan Katolik dalam pengelolaan dapur sebagai bentuk pengawasan bersama dan penguatan kepercayaan publik.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Flores Timur, Muhamad Ikram Ratuloli, menegaskan tuntutan yang disampaikan organisasinya tidak bertujuan menghentikan Program Makan Bergizi Gratis, melainkan memastikan program strategis nasional tersebut berjalan sesuai ketentuan dan mendapat kepercayaan masyarakat.

“Tuntutan yang kami sampaikan bukan untuk menghentikan Program MBG. Justru kami ingin memastikan program ini berjalan sesuai ketentuan dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya umat Islam,” kata Ikram.

 

Baca Juga: Massa Desak Pemerintah dan Polda Tindak Tegas, 140 Personel Amankan Aksi Aliansi Anti Imperialis di Kupang

Menurutnya, dugaan masuknya bahan pangan nonhalal ke dapur MBG Pohon Bao telah menimbulkan keresahan dan memengaruhi tingkat kepercayaan sebagian masyarakat. Karena itu, pembenahan teknis dan perbaikan sistem pengelolaan dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus memastikan makanan yang disalurkan aman, layak konsumsi, dan sesuai dengan keyakinan para penerima manfaat.

“Pikiran-pikiran yang Pemuda Muhammadiyah tawarkan ini adalah langkah solutif untuk mengembalikan kepercayaan publik dan upaya antisipatif agar masyarakat tidak lagi resah dengan pelaksanaan Program MBG, khususnya di Flores Timur,” katanya.

 

Halaman:

Editor: Florianus Harson

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X