Baca Juga: Polresta Kupang Kota Tingkatkan Patroli Malam, Dua Korban Kecelakaan Dievakuasi ke Rumah Sakit
Penghasilannya tidak menentu, sehingga keduanya kerap mengandalkan bantuan keluarga maupun warga sekitar.
“Sebagai kepala keluarga, saya menanggung kebutuhan makan dan sekolah Cinta. Penghasilan dari kerja serabutan sering kali tidak cukup untuk kami berdua,” kata Katarina.
Ia menjelaskan keluarganya telah terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), sementara Cinta memperoleh bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).
Baca Juga: Residivis Jambret Kupang Diciduk di Kos- kosan, Polisi Ungkap Peran Pelaku Kedua
Meski demikian, bantuan tersebut belum mampu menutupi seluruh kebutuhan hidup dan biaya pendidikan mereka.
Di tengah kondisi ekonomi yang berat, Cinta tidak pernah meninggalkan sekolah. Sepulang belajar, ia membantu neneknya mengerjakan pekerjaan rumah dan berbagai aktivitas sehari-hari.
“Saya ingin tetap bersekolah dan menjadi orang yang sukses. Saya ingin membalas kasih sayang Nenek,” kata Cinta.
Harapan mereka sederhana, yakni memperoleh bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup, biaya pendidikan, dan perbaikan rumah agar layak dihuni.
Kisah Cinta memperlihatkan perjuangan seorang anak yang kehilangan ibu sejak bayi, ditinggal ayah, hidup bersama nenek lansia dalam rumah nyaris roboh, namun tetap mempertahankan prestasi dan terus mengejar pendidikan dari pelosok Manggarai Timur. (Kontributor/Ejhi Serlenso**)
Salurkan Bantuan Anda
Bagi pembaca yang ingin membantu Cinta dan Nenek Katarina Labe, dukungan dapat disalurkan melalui rekening berikut:
Bank BRI
No. Rekening: 764401019860529
Atas Nama: Katarina Labe
Informasi lebih lanjut:
081345134110
081239389828
Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi dukungan berarti bagi kebutuhan hidup, pendidikan Cinta, serta perbaikan rumah yang mereka tempati. Semoga kepedulian dan kebaikan Anda menjadi harapan baru bagi masa depan Cinta dan memperoleh balasan yang berlimpah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Artikel Terkait
KSOP Labuan Bajo Tindak Kapal yang Bawa Rombongan Artis ke Pulau Padar Saat Larangan Pelayaran
Survei IPO Tempatkan Teddy Indra Wijaya sebagai Pejabat Kabinet dengan Citra Publik Terbaik
Polisi Klarifikasi Isu Penanganan Lambat, Berkas Dugaan Pencabulan Anak Diserahkan ke Kejaksaan
Pemkab Flores Timur Gandeng Imigrasi Buka Layanan Keimigrasian, Perkuat Pencegahan TPPO dan Migrasi Ilegal
Jalan Baru Selesai Sudah Rusak, BEMNus Minta Kejati NTT Selidiki Proyek Rp15,6 Miliar di Manggarai Timur