REPORTASENTT.COM, MANGGARAI TIMUR,— Video Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Agustinus Supratman, saat memprotes seorang staf Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi perhatian publik.
Rekaman tersebut memperlihatkan Agustinus menyampaikan keberatan terkait kondisi bantuan bencana yang dinilainya tidak sebanding dengan kebutuhan warga terdampak di wilayahnya.
Dalam video yang beredar, Agustinus terlihat berbicara dengan nada tinggi kepada staf BNPB. Ia mempertanyakan informasi mengenai ketersediaan bantuan yang disebut telah mencukupi kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Karhutla Mengganas di Kalimantan, Puluhan Hektare Lahan Terbakar dan Titik Api Bermunculan
Persoalan itu muncul ketika pemerintah kecamatan harus melayani warga terdampak dalam jumlah besar. Kondisi di lapangan, menurut Agustinus, tidak sejalan dengan informasi mengenai stok logistik yang tersedia.
Agustinus menyebut terdapat 21.171 jiwa yang harus mendapat perhatian. Mereka tersebar di 11 desa yang terdampak bencana dan membutuhkan berbagai kebutuhan dasar.
Besarnya jumlah warga terdampak membuat distribusi bantuan menjadi tantangan bagi pemerintah kecamatan.
Persediaan logistik yang terbatas dinilai menyulitkan proses pembagian secara merata kepada masyarakat.
Dalam situasi tersebut, pemerintah kecamatan juga menghadapi keluhan warga yang membutuhkan makanan serta kebutuhan pokok lainnya. Kondisi ini menempatkan aparatur kecamatan di tengah persoalan antara kebutuhan masyarakat dan ketersediaan bantuan.
Agustinus kemudian mempersoalkan informasi mengenai kondisi bantuan yang menurutnya tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Baca Juga: Gempa Flores Hari Kelima, SAR Evakuasi Lansia Diduga Alami Fraktur Tengkorak
Artikel Terkait
Bantuan Gempa NTT Tembus 646 Ton, TNI AU dan BNPB Percepat Pengiriman ke Flores
Buka PKKMB 2026, Rektor IKTL: Kampus Bukan Sekadar Tempat Menuntut Ilmu, Melainkan Rumah Belajar
Gempa Susulan Terjadi di Flores, Tim SAR Fokus Evakuasi Lansia dan Ibu Hamil
Keselamatan Tim Jadi Prioritas, Pembersihan Longsor Jalur Trans Flores Ende–Bajawa Tetap Waspada Gempa Susulan
Karhutla Mengganas di Kalimantan, Puluhan Hektare Lahan Terbakar dan Titik Api Bermunculan