REPORTASENTT.COM, JAKARTA – Wacana legalisasi kasino di Indonesia langsung mendapat penolakan keras dari Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas.
Ia menilai ide membuka industri perjudian di Tanah Air bukan hanya keliru, tapi juga tidak relevan dengan kondisi bangsa saat ini.
"Belum waktunya kita untuk mendapatkan income negara itu," tegas Hasbiallah saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (7/6).
"Belum waktunya kita untuk mendapatkan income negara itu," tegas Hasbiallah saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (7/6).
Menurutnya, pemerintah masih punya banyak pilihan untuk menambah pundi-pundi keuangan negara tanpa harus menyentuh sektor kasino.
Salah satu solusi yang ia dorong, perkuat penegakan hukum dan rampas kekayaan hasil korupsi.
"Ada jalan yang lain, yaitu kita kuatkan penegak hukumnya untuk merampas duit-duit yang ada di korupsi itu," ujarnya blak-blakan.
"Ada jalan yang lain, yaitu kita kuatkan penegak hukumnya untuk merampas duit-duit yang ada di korupsi itu," ujarnya blak-blakan.
Baca Juga: Oknum Polisi di Sumba Barat Daya Diduga Lecehkan Perempuan di Kantor Polsek, Kapolres Ungkap Hal Ini!
Lebih jauh, politisi ini juga menyoroti potensi besar yang belum dimaksimalkan dari sektor sumber daya alam.
Lebih jauh, politisi ini juga menyoroti potensi besar yang belum dimaksimalkan dari sektor sumber daya alam.
Ia menyebut negara bisa memperoleh pendapatan besar jika hasil alam dikelola lebih ketat dan adil.
"Masih banyak yang bisa kita potensikan. Misalnya dari hasil alam itu lebih diperketat," jelasnya.
"Masih banyak yang bisa kita potensikan. Misalnya dari hasil alam itu lebih diperketat," jelasnya.
Tak hanya soal ekonomi, Hasbiallah juga menyentil soal budaya. Ia menilai, masyarakat Indonesia punya karakter dan nilai-nilai yang tak cocok dengan perjudian, berbeda dengan negara-negara yang telah melegalkannya.
"Kalau menurut saya tidak perlu, karena kultur kita berbeda," tegasnya.