REPORTASENTT.COM, SIKKA – Kobaran api sempat memicu kepanikan di kompleks Politeknik Cristo Re, Maumere, Minggu siang, 21 September 2025.
Semak belukar di lahan milik Yayasan Cristo Re Keuskupan Maumere tiba-tiba terbakar, membuat asap pekat mengepul di kawasan Jalan Lero Wulan, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Tiupan angin kencang dan kondisi lahan yang kering membuat api cepat menjalar. Direktur Politeknik Cristo Re, RD. Yakobus Donisius Migo, segera menghubungi polisi.
Tak lama, tim piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sikka bergerak cepat ke lokasi.
Dipimpin IPDA Kurd A. Say dan AIPTU David Daud, personel SPKT mengerahkan kendaraan water canon milik Polres Sikka.
Pemadaman juga dibantu BPBD Kabupaten Sikka dengan satu unit mobil tangki air, serta warga yang ikut berjibaku. Kurang dari satu jam, api berhasil dijinakkan.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan cepat tanggap dalam situasi darurat demi keselamatan masyarakat,” kata Kasi Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, mewakili Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno.
Direktur Politeknik Cristo Re, Romo Doni, sapaan Yakobus Donisius Migo, mengaku lega.
“Kami berterima kasih kepada Polres Sikka. Kalau tidak cepat ditangani, api bisa merembet ke kampus dan rumah warga,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Penyebab kebakaran masih diselidiki polisi.
Pihak kampus bersama kepolisian berjanji meningkatkan pengawasan terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau panjang.
Aksi cepat aparat kepolisian itu mendapat apresiasi dari pihak yayasan maupun warga sekitar. Respons tanggap Polres Sikka dinilai sebagai bukti nyata pelayanan dan