REPORTASENTT.COM, KUPANG- Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Darius Beda Daton, berpamitan kepada para jurnalis dan mitra kerja seiring berakhirnya masa jabatannya terhitung 1 Desember 2025. Darius yang memimpin Ombudsman NTT selama satu dekade itu menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf atas dinamika kerja selama memimpin lembaga pengawas pelayanan publik di provinsi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Darius melalui grup komunikasi media. Putra Adonara, Flores Timur, tersebut menyebut masa jabatannya telah tuntas, namun ia memastikan tetap akan berkontribusi dalam kerja-kerja Ombudsman.
“Terhitung mulai hari ini, 1 Desember 2025, saya mohon pamit dari jabatan sebagai Kepala Perwakilan. Tetapi saya masih terus melayani Bapak/Ibu melalui Ombudsman RI Perwakilan NTT,” katanya.
Baca Juga: Komisi III DPR Kebut RUU Penyesuaian Pidana, Cegah Kekosongan Hukum Jelang KUHP Baru 2026
Darius mengakui masih banyak aspek pelayanan publik di NTT yang memerlukan pembenahan.
Mulai dari lamanya waktu tunggu di loket, proses layanan yang berbelit, hingga pungutan tanpa dasar hukum.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam jabatan panjang selama 10 tahun, masih banyak layanan publik yang belum mengalami perbaikan berarti,” katanya.
Ia meminta dukungan media untuk tetap menjadi mitra kritis dalam upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di NTT.
Darius juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kritik para jurnalis selama ini. Ia menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan fungsi pengawasan ada hal yang mungkin mengganggu kenyamanan wartawan dan mitra kerja.
Dalam kesempatan yang sama, Darius memperkenalkan Yosua Pepris Karbeka sebagai Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Ombudsman NTT. Yosua telah dimasukkan dalam grup komunikasi Humas Ombudsman NTT.
“Namun saya tetap bersama dan tetap akan berbagi informasi terkait kegiatan Ombudsman,” ujar Darius.
Respons Jurnalis: Apresiasi atas Responsivitas
Pernyataan pamit Darius mendapat sejumlah tanggapan dari jurnalis di NTT. Banyak wartawan menilai Darius sebagai sosok pejabat yang responsif, kooperatif, dan sigap menanggapi aduan masyarakat.
Seorang jurnalis menilai, selama memimpin Ombudsman NTT, Darius hadir sebagai figur publik yang terbuka dan mudah dihubungi.
“Terima kasih atas kerja sama selama ini, selalu responsif dengan wartawan dan sigap menanggapi persoalan di masyarakat. Kami butuh pejabat publik seperti figur responsif dan siap diganggu,” ujarnya.
Jurnalis RCTI, Rudi, pun menyampaikan apresiasi serupa.
“Terima kasih atas kerja sama kita selama ini. Tuhan Yesus memberkati Bapak selalu dalam tugas yang baru,” tulisnya.
Jurnalis Kompas.id, Pati Herin, menyebut Darius telah menetapkan standar tinggi dalam kerja pengawasan pelayanan publik di NTT.
Baca Juga: Gelar Reses di Tiga Kecamatan, Feris Koten Tampung Keluhan Infrastruktur dan Ketenagakerjaan
“Ama Darius, terima kasih. Sudah memasang standar tinggi dalam pengawasan pelayanan publik,” ujarnya.
Ucapan terima kasih lainnya datang dari sejumlah jurnalis lain, termasuk Delvin, yang menilai Darius selalu sigap merespons situasi di lapangan dan menjawab kebutuhan informasi wartawan.