REPORTASENTT.COM, KUPANG - Menjelang bulan puasa Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026, jajaran Polresta Kupang Kota bersama sejumlah instansi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan personel Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Kupang Kota, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Dinas Perdagangan Kota Kupang, Dinas Perizinan Kota Kupang, serta Perum Bulog Wilayah NTT.
Sidak menyasar Pasar Oebobo, Pasar Oeba, Pasar Oesapa, Pasar Kasih Naikoten, serta sejumlah retail modern di Kota Kupang.
Baca Juga: Anak-anak Belajar di Bawah Tenda: Mengurai Fakta Robohnya SMPN 48 Sa Ate Gaikiu Kabupaten Sikka
Di lokasi, tim memeriksa ketersediaan bahan pokok, kesesuaian harga dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), serta kualitas dan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat.
Petugas juga berdialog dengan pedagang dan pengelola toko untuk menggali informasi terkait distribusi barang dan potensi kendala pasokan menjelang Ramadhan.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Djoko Lestari melalui Wakapolresta Kupang Kota AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata mengatakan, pengawasan dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga.
Baca Juga: Kontroversi Wakaf Al-Qur’an, Taqy Malik dan Randy Permana Bersilang Data Soal Harga Mushaf
“Pedagang diingatkan agar tidak menjual bahan pangan melampaui HET yang telah ditetapkan pemerintah. Jika ditemukan pelanggaran, tentu ada konsekuensi sesuai aturan yang berlaku,” kata Anom.
Ia menambahkan, pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan bersama instansi terkait guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di Kota Kupang.
“Kami ingin masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tanpa dibayangi lonjakan harga maupun persoalan kualitas bahan pangan,” lanjutnya.
Baca Juga: Serah Terima Dirut RSUP Ben Mboy Kupang, Ombudsman NTT Tekankan Evaluasi dan Reformasi Pelayanan
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga, menjamin keamanan serta mutu bahan pangan, sekaligus menciptakan situasi pasar yang tertib dan transparan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.