Kontroversi Wakaf Al-Qur’an, Taqy Malik dan Randy Permana Bersilang Data Soal Harga Mushaf

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Rabu, 18 Februari 2026 | 18:01 WIB
Menyoroti dugaan mark up wakaf Al-Quran yang menjerat pengusaha, Taqy Malik hingga kini layangkan undangan terbuka untuk tabayyun. (Instagram.com/@taqy_malik)
Menyoroti dugaan mark up wakaf Al-Quran yang menjerat pengusaha, Taqy Malik hingga kini layangkan undangan terbuka untuk tabayyun. (Instagram.com/@taqy_malik)

 

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kontroversi program wakaf mushaf Al-Qur’an di Tanah Suci memicu perdebatan di media sosial. Nama Taqy Malik dan Randy Permana ikut menjadi sorotan setelah keduanya saling menyampaikan data terkait harga mushaf di Makkah dan Madinah.

Perdebatan bermula dari unggahan Randy melalui akun Instagram @paparich666 pada 12 Februari 2026. Ia menyoroti dugaan selisih harga dalam program wakaf yang dijalankan Taqy. Randy menyebut harga mushaf di sejumlah toko di Arab Saudi berada di kisaran 40-50 riyal atau sekitar Rp180.000 hingga Rp200.000.

“Selama saya lima tahun bolak-balik di Saudi, tidak pernah menemukan harga mushaf 80 riyal. Antum penyalur wakaf atau jualan wakaf?” tulis Randy dalam unggahannya.

 

Baca Juga: Penyisiran Intensif Hari Kedua: Kronologi Lengkap Penemuan Mateus Rohi di Perairan Wuring



Randy juga meminta Taqy menunjukkan secara terbuka pembelian 3.000 mushaf yang disebut berasal dari Makkah dan Madinah. Ia bahkan menantang untuk menandai aparat setempat apabila diperlukan.

Menanggapi tudingan tersebut, Taqy mengunggah video di Instagram Story @taqy_malik pada Rabu, 18 Februari 2026. Dalam video itu, ia merekam percakapan dengan seorang pedagang mushaf di area depan Masjid Nabawi, Madinah.


“Saya lagi tanya ke penjual di depan Nabawi, berapa harga mushaf sekarang. Dia bilang 80 riyal. Bukan saya yang bilang,” kata Taqy dalam video tersebut.

 

Baca Juga: Pewartah Flotim Pertanyakan Komitmen Pemda dalam Momentum Hari Pers Nasional ke-81

Menurut Taqy, angka Rp330.000 yang dipatok dalam program wakafnya masih berada di bawah harga eceran 80 riyal jika dikonversi ke rupiah.

“Silakan dihitung, 80 riyal sekitar Rp360.000, sementara saya di angka Rp330.000,” ucapnya.

Selain membagikan video harga di lapangan, Taqy turut mengunggah surat terbuka berisi ajakan tabayyun kepada Randy.

 

Baca Juga: Cek Fakta: Narasi Hasanah Jadi Tersangka karena Bela Diri dari Pemerkosaan Dipastikan Hoaks, Terindikasi Cerita Fiksi

 

Ia mengundang Randy berdiskusi melalui siaran langsung Instagram guna meluruskan perbedaan data terkait harga dan distribusi wakaf.

“Saya membuka ruang ini dengan niat baik agar semuanya terang dan tidak menyisakan prasangka,” tulis Taqy.

Hingga Rabu malam, belum ada pernyataan lanjutan dari Randy terkait undangan tersebut. Perbedaan klaim harga mushaf, antara 40-50 riyal dan 80 riyal, menjadi inti polemik yang kini ramai diperbincangkan publik di media sosial.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X