REPORTASENTT.COM, LEMBATA- Kolaborasi Yayasan Senovis Lembata bersama anggota DPR RI, Ahmad Yohan dan Julie Laiskodat, mendorong peningkatan produksi jagung hibrida di Desa Muruone, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Bantuan dana aspirasi yang digelontorkan kepada Kelompok Tani Pondok Daun mulai menunjukkan hasil.
Pada panen perdana 15 Februari 2026, kelompok tani tersebut memetik 3,2 ton jagung hibrida dari lahan seluas 1,5 hektare.
Baca Juga: Ombudsman NTT Warning Praktik Pungutan PIP, Masyarakat Diminta Aktif Melapor
Ketua Kelompok Tani Pondok Daun, Petrus Mamung Soromaking, mengatakan capaian tersebut menjadi awal yang menggembirakan bagi para petani.
“Untuk tahap awal kami hanya menanam sekitar 30 kilogram benih. Hasilnya cukup baik dan memberi semangat bagi anggota kelompok,” kata Petrus saat dihubungi melalui telepon, Rabu (18/2/2026).
Ia menyampaikan, panen kedua direncanakan berlangsung pada pertengahan Maret 2026 dengan estimasi produksi serupa.
Baca Juga: Motor Hilang Dua Kali, Rio Aztin Temukan Sendiri Usai Lacak Sinyal GPS
Artikel Terkait
Serah Terima Dirut RSUP Ben Mboy Kupang, Ombudsman NTT Tekankan Evaluasi dan Reformasi Pelayanan
Di-PHK di Bandung, Dipaksa Gugat ke Papua: Dodi Uji Pasal 81 UU PPHI ke Mahkamah Konstitusi
Dari Sampah Sachet ke Dinding Pabrik: Eksperimen Content creator Jerhemy Owen dan Jejak Bisnis Papan Daur Ulang
Motor Hilang Dua Kali, Rio Aztin Temukan Sendiri Usai Lacak Sinyal GPS
Ombudsman NTT Warning Praktik Pungutan PIP, Masyarakat Diminta Aktif Melapor