Kolaborasi Yayasan Senovis dan Anggota DPR RI Berbuah Manis, Petani Muruone Targetkan 12 Ton Jagung per Tahun

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Rabu, 18 Februari 2026 | 17:31 WIB
Panen perdana jagung hibrida Kelompok Tani Pondok Daun di Desa Muruone, Kecamatan Ile Ape, Lembata, dengan hasil 3,2 ton dari lahan 1,5 hektare. (Foto/ BN)
Panen perdana jagung hibrida Kelompok Tani Pondok Daun di Desa Muruone, Kecamatan Ile Ape, Lembata, dengan hasil 3,2 ton dari lahan 1,5 hektare. (Foto/ BN)

 

 

REPORTASENTT.COM, LEMBATA-  Kolaborasi Yayasan Senovis Lembata bersama anggota DPR RI, Ahmad Yohan dan Julie Laiskodat, mendorong peningkatan produksi jagung hibrida di Desa Muruone, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.



Bantuan dana aspirasi yang digelontorkan kepada Kelompok Tani Pondok Daun mulai menunjukkan hasil.

 

Pada panen perdana 15 Februari 2026, kelompok tani tersebut memetik 3,2 ton jagung hibrida dari lahan seluas 1,5 hektare.

 

Baca Juga: Ombudsman NTT Warning Praktik Pungutan PIP, Masyarakat Diminta Aktif Melapor



Ketua Kelompok Tani Pondok Daun, Petrus Mamung Soromaking, mengatakan capaian tersebut menjadi awal yang menggembirakan bagi para petani.



“Untuk tahap awal kami hanya menanam sekitar 30 kilogram benih. Hasilnya cukup baik dan memberi semangat bagi anggota kelompok,” kata Petrus saat dihubungi melalui telepon, Rabu (18/2/2026).



Ia menyampaikan, panen kedua direncanakan berlangsung pada pertengahan Maret 2026 dengan estimasi produksi serupa.

 

Baca Juga: Motor Hilang Dua Kali, Rio Aztin Temukan Sendiri Usai Lacak Sinyal GPS

 

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X