news

Ditpolairud Evakuasi Turis Ethiopia yang Pingsan Saat Wisata di Pulau Padar

Minggu, 24 Mei 2026 | 17:48 WIB
Personel Ditpolairud Polda NTT mengevakuasi wisatawan asal Ethiopia yang pingsan saat wisata di Pulau Padar menuju RS Siloam Labuan Bajo. (Foto POLDA NTT)

 

REPORTASENTT.COM, LABUAN BAJO-  Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur mengevakuasi seorang wisatawan asal Ethiopia yang pingsan saat mengikuti perjalanan wisata di Pulau Padar, Labuan Bajo, Sabtu (23/5/2026).

Wisatawan tersebut diketahui bernama Bekele Moges Kidane. Saat kejadian, korban mengikuti perjalanan wisata menggunakan Speed Boat Optimus Prime di kawasan perairan Taman Nasional Komodo.

Direktur Polairud Polda NTT, Irwan Deffi Nasution, mengatakan personel Marnit Labuan Bajo bergerak cepat usai menerima informasi adanya wisatawan asing yang membutuhkan pertolongan medis.

 

 

Baca Juga: Dua Arena Sabung Ayam di Belu Dibakar Polisi, Aktivitas di Lokasi Sepi Jadi Sorotan Warga



“Begitu menerima informasi, personel langsung melakukan evakuasi terhadap wisatawan asing yang pingsan saat perjalanan wisata di Pulau Padar,” kata Irwan Deffi Nasution.

Sekitar pukul 12.15 WITA, personel Ditpolairud memindahkan korban dari Speed Boat Optimus Prime ke Speed Boat Wukong untuk mempercepat proses evakuasi menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Informasi awal terkait insiden tersebut diterima dari Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto.

 

Baca Juga: Warga Dusun Bele Flores Timur Serahkan 30 Senjata Api Rakitan dan Ratusan Amunisi ke Polisi



Setibanya di pelabuhan, personel Ditpolairud langsung berkoordinasi dengan petugas medis dan ambulans untuk membawa korban ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo guna mendapatkan penanganan lanjutan.

“Personel sudah bersiaga di pelabuhan dan segera menghubungi ambulans agar korban cepat mendapat penanganan medis,” lanjut Irwan.

Ia menjelaskan kehadiran Ditpolairud di wilayah perairan wisata tidak hanya menjaga keamanan laut, tetapi juga memastikan keselamatan wisatawan selama berkunjung ke Nusa Tenggara Timur.

 

Baca Juga: Jadwal Kapal PELNI Mei 2026 di Larantuka, KM Tidar Layani Rute Kupang hingga Jakarta

Menurut dia, Labuan Bajo sebagai destinasi wisata internasional membutuhkan dukungan pengamanan dan pelayanan kemanusiaan yang optimal agar wisatawan merasa aman dan nyaman.

“Keselamatan wisatawan menjadi prioritas bersama. Kami terus memberikan pelayanan cepat dan responsif dalam setiap situasi darurat di wilayah perairan wisata,” ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung lancar dan korban berhasil dibawa ke rumah sakit dalam kondisi aman untuk menjalani penanganan medis lebih lanjut.

Tags

Terkini