news

Seleksi Transparan Tanpa Titipan, 307 Calon Anggota Polri di Polda NTT Lolos ke Tahap Rikkes II

Minggu, 7 Juni 2026 | 09:02 WIB
Irwasda Polda NTT Kombes Pol Enrico Sugiharto Silalahi menandatangani berita acara penetapan kelulusan sementara seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026, didampingi Karo SDM Polda NTT. (Foto Polda NTT)

REPORTASENTT.COM, KUPANG,– Sebanyak 307 peserta seleksi penerimaan terpadu anggota Polri Panitia Daerah (Panda) Polda Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2026 dinyatakan lolos ke tahapan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) II setelah melewati rangkaian seleksi yang berlangsung ketat dan terbuka.

Hasil kelulusan sementara tersebut diumumkan dalam sidang terbuka di Aula Rupatama Polda NTT, Kamis (4/6/2026) malam.

Sidang dipimpin Irwasda Polda NTT Kombes Pol Enrico Sugiharto Silalahi didampingi Karo SDM Polda NTT Kombes Pol Dr. Juli Agung Pramono, Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, serta para ketua tim seleksi dari masing-masing bidang.

 

Baca Juga: Salah Cari Orang di Lippo Kupang, Malah Pukul Karyawan yang Tak Bersalah, Kasus Berakhir Damai



Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BeTAH), termasuk keterbukaan akses informasi bagi peserta dan orang tua selama proses seleksi berlangsung.

“Proses seleksi yang berlangsung selama ini dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipantau oleh peserta maupun orang tua. Kami memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prinsip BeTAH serta bebas dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme,” kata Henry.

Dari hasil sidang kelulusan sementara, sebanyak 307 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti Rikkes II. Jumlah tersebut terdiri atas 284 peserta pria dan 23 peserta wanita.

 

Baca Juga: Operasi Pemberantasan Kejahatan, Polda NTT Sita 245 Barang Bukti dan Amankan 87 Tersangka



Pada jalur Akademi Kepolisian (Akpol), tujuh peserta berhasil melaju ke tahapan berikutnya, terdiri dari enam pria dan satu wanita. Sebelumnya, sebanyak 39 peserta mengikuti seleksi pada jalur tersebut.

Sementara pada jalur Tamtama Polri, sebanyak 71 peserta pria dinyatakan lolos. Rinciannya, 65 calon Tamtama Brimob dan enam calon Tamtama Polairud.

Adapun jalur Bintara Polri meloloskan 229 peserta ke Rikkes II, terdiri dari 207 pria dan 22 wanita. Peserta berasal dari berbagai formasi, mulai dari Polisi Tugas Umum (PTU), SPKT, Intelkam, Polairud, Humas, Penyidik, Gizi, Perikanan, Akuntansi, Peternakan, Teknik Sipil, hingga Rekrutmen Proaktif (Rekpro) dan jalur penghargaan prestasi.

 

Baca Juga: Kalah Judi Rp1,2 Juta, Pria di Kupang Diduga Malah Bakar Rumah Sendiri, Rugi Puluhan Juta



Henry menegaskan seluruh peserta yang dinyatakan lolos murni berdasarkan hasil penilaian yang diperoleh selama tahapan seleksi.

“Seluruh peserta yang lolos merupakan hasil seleksi berdasarkan kemampuan dan nilai yang diperoleh dari setiap tahapan ujian. Tidak ada perlakuan khusus maupun intervensi dalam proses penilaian,” katanya.

Penilaian peserta Akpol dilakukan melalui akumulasi nilai psikologi, akademik, dan kesamaptaan jasmani. Sementara peserta Bintara dan Tamtama dinilai berdasarkan hasil ujian psikologi dan akademik pada tahapan tersebut.

 

Baca Juga: Hadiri Dies Natalis FH UNWIRA, Wagub NTT Tekankan Penegakan Hukum dan Integritas Birokrasi



Menurut Henry, penggunaan sistem Computer Assisted Test (CAT) menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga transparansi dan objektivitas proses seleksi.

“Dengan sistem CAT, peserta dapat langsung melihat nilai yang diperoleh setelah ujian selesai. Ini merupakan bentuk keterbukaan panitia sehingga proses seleksi dapat dipertanggungjawabkan secara objektif dan akuntabel,” ujarnya.

Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan, Polda NTT juga melibatkan pengawas internal dan eksternal pada setiap proses seleksi.

Halaman:

Tags

Terkini