news

Viral KA Brantas Nyaris Tabrak Truk di Perlintasan Kediri, Palang Diduga Tak Ditutup karena Petugas Tertidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 07:24 WIB
Warga mengetuk pos penjagaan perlintasan usai KA Brantas melintas di Simpang Mengkreng, Kediri, setelah palang diduga tidak ditutup petugas. (Foto Instagram/zukoardianlibra4)

 

REPORTASENTT.COM, KEDIRI-  Rekaman video yang memperlihatkan Kereta Api Brantas relasi Pasar Senen-Blitar nyaris bertabrakan dengan sebuah truk wingbox di perlintasan Simpang Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di petak jalan Kertosono–Papar pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 01.48 WIB. Dalam rekaman, palang perlintasan terlihat masih terbuka saat kereta mendekat sambil membunyikan klakson panjang.

Pada waktu bersamaan, sebuah truk melintas di jalur rel sehingga memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.

 

Baca Juga: Sudaryono Gantikan Nanik S Deyang di BGN, Janjikan Transparansi dan Berantas Penyimpangan



Situasi semakin menegangkan ketika sejumlah pedagang dan warga berteriak memperingatkan pengemudi agar segera menghentikan kendaraan sebelum kereta melintas.

Berkat respons cepat warga, truk berhasil melewati rel beberapa saat sebelum KA Brantas melintas sehingga kecelakaan berhasil dihindari.

Usai insiden tersebut, beberapa warga mendatangi pos penjagaan perlintasan dan mengetuk kaca jendela untuk mencari petugas yang sedang bertugas.

 

Baca Juga: Hari Kedelapan Hilang, Polisi Sisir Gudang dan Rumah Warga Cari Maria Oktavania di Sikka



Perekam video juga menyampaikan dugaan petugas tertidur saat jadwal perjalanan KA Brantas melintas.

"Ketiduran? Yang jaga di mana ini? Mas, woy, ketiduran ya? Untuk selamat ku setop ini," kata perekam video.


"Aku dengar semboyan, terus langsung lari. Ketiduran itu pas jamnya Brantas," lanjutnya.

 

Baca Juga: Stimulus Transportasi Laut Efektif, 660 Ribu Penumpang Nikmati Diskon 30 Persen Tiket PELNI


Unggahan yang pertama kali dibagikan akun Instagram @zukoardianlibra4 turut menyebut palang perlintasan tidak ditutup lantaran petugas diduga tertidur ketika kereta melintas.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) kemudian memberikan penjelasan melalui kolom komentar unggahan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini