news

Adakan Media Breafing di Ruteng, YPII: Media Bisa jadi Partner Plan Indonesia

Kamis, 7 Maret 2024 | 18:32 WIB
Para Insan pers di Manggarai saat sedang mengikuti media breafing bersama YPPI. (Foto Diskominfo Manggarai)

Semuel juga menerangkan, Plan Internasional adalah organisasi non-pemerintah berskala Internasional yang bergerak di bidang kemanusiaan yang mempunyai visi tentang kebebasan dan hak tiap anak, salah satu caranya dicapai dengan pemenuhan gizi.

Baca Juga: Sesepuh Prajurit Cakra Hadir pada Peringatan 63 Tahun Pengabdian Kostrad

 ‘’saat ini plan Internasional bekerja di sekitar tujuh puluh tujuh negara program dengan negara donor sebanyak dua puluh satu negara," jelasnya.

Untuk Indonesia lanjutnya, yayasan plan internasional Indonesia bekerja hampir di semua provinsi di pulau Jawa, Bali,Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Ia juga menerangkan, terdapat 7 program tematik yang akan dikembangkan oleh plan terutama apa yang disebut country stategi 5, kurun waktu 20222 hingga 2007, diantaranya terkait prevalensi stunting, kekerasan terhadap anak dan kaum muda serta kesehatan remaja.

Baca Juga: Sat Lantas Polres Flotim Incar 11 Pelanggaran dalam Operasi Keselamatan 2024

Di kesempatan yang sama Field Supervisor Yayasan Plan Internasional Indonesia di kabupaten Manggarai, Yohanes Emanuel Lele menerangkan,salah satu program YPPI yakni Water For Women.

Yohanes menambahkan, untuk kabupaten Manggarai YPPI sudah melakukan MOU dengan pemerintah kabupaten Manggarai untuk fase pertama di tahun 2018 hingga 2022.

"Di fase tambahan dua tahun dari 2023 hingga 2024, kita lebih fokus tentang sanitasi yang berketahanan iklim. Kami juga lebih mendorong bagaimana kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki, kesamaan hak, peran,’’ ucapnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Arus Mudik Idul Fitri, Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Dirinya menjelaskan, bicara tentang sanitasi berkaitan dengan air dan kebersihan dalam rumah tangga.

 ‘’selama ini kaum perempuan lebih dominan, dalam artian seperti bersih-bersih rumah, ambil air, nah yang mau kita dorong itu kaum perempuan bukan hanya sebagai eksekutor tapi mereka ( kaum perempuan) juga bisa mengambil peran sebagai pengambil keputusan,’’ paparnya.

Yohanes menuturkan, terkait inklusi sosial yang mana selama ini teman-teman yang kita kategorikan kaum marginal atau yang kurang dilibatkan seperti kaum disabilitas, janda, anak-anak juga kita dorong agar lebih aktif terlibat dalam proses pembangunan.

Baca Juga: Konten Tukar Pasangan yang Dibuat Samsudin Seret Dua Tersangka Baru

Seperti diketahui pada tahun 2022 lalu, Yayasan Plan Internasional (YPI) Indonesia melakukan penggalangan dana untuk membangun akses air minum bersih di desa-desa termarjinalisasi di NTT melalui kampanye jelajah timur-Water For Equality.

Halaman:

Tags

Terkini