REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Insiden tali bendera putus mewarnai Upacara apel peringatan hari lahir Pancasila di kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, (1/6/2024).
Upacara bendera di Lapangan apel kantor Bupati Flores Timur ini selaku inspektur upacara penjabat Bupati Flores Timur Sulastri H.Rasyid, komandan upacara di pimpin oleh Pasi log kodim 1624 Kapten ahmad S.jatmiko, dan perwira upacara Kasat pol PP Agustinus Ola Sabon.
Pantauan media ini pada saat upacara bendera berlangsung, para pengibar bendera terlihat begitu tampan dengan pakaian putih paskibraka mulai memberi aba- aba.
Baca Juga: Pelaku Pengeroyokan yang Viral di Medsos di Kota Kupang Diamankan Polisi
Namun pada saat bendera merah putih hendak di kibarkan, tali yang mengikat pada bendera terlepas.
Meskipun begitu, lagu Indonesia Raya terus dikumandangkan, pasukan pengibar bendera pun kembali mengikat tali tersebut, lalu mengibarkannya kembali.
Ternyata salah satu tali bendera yang mengikat simpul pada bendera tersebut, putus hanya tinggal satu simpul saja yang bertahan untuk bendera tetap berkibar, akibatnya bendera berkibar dengan kondisi tidak sempurna.
Baca Juga: Pura- pura Tanya Alamat, Jadi Modus Pelaku Jambret di Kota Kupang
Para pengibar bendera terus melanjutkan langka tegak untuk kembali ke tempatnya, dengan tetap membiarkan tali bendera itu dalam posisi putus dan berada di bawa tiang bendera.
Dalam sambutannya, penjabat bupati Flores Timur Sulastri H. Rasyid menyemprot panitia dalam mempersiapkan upacara peringatan bersejarah itu.
"Saya mau tegaskan kepada para panitia persiapannya tidak peka dan tidak matang. Tali seharusnya diganti. Tadi kenapa saya tidak hormat? karena saya melihat bendera dalam posisi begitu," tegasnya.
Baca Juga: Korban Tenggelam di Sungai Bulango Berhasil Ditemukan Samapta Polda Gorontalo dan Basarnas
Ia meminta kepada panitia agar kebiasaan- kebiasaan seperti ini tidak diulangi lagi.
"Perhatikan semua dari hal kecil, apalagi bendera ini sangat urgen. Setelah upacara apel bendera ini segera dilihat kembali, jagan sampai jatuh, apalagi ada angin kencang. Saya tegaskan jangan sampe terulang lagi," katanya tegas.