news

BMKG Temukan 3 Bibit Siklon Tropis di Selatan Indonesia, Dampaknya Akan Rasakan Cuaca Ekstrem di NTT

Minggu, 2 Februari 2025 | 17:16 WIB
Fenomena pergerakan tanah di desa Ratamba, Provinsi Jawa Tengah (Foto Badan Nasional Penanggulangan Bencana )

 

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan temuan terbaru mengenai tiga bibit siklon tropis yang terpantau di selatan Indonesia, yang dapat memengaruhi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penemuan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Plt. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, pada Sabtu, 1 Februari 2025.

Dwikorita menyatakan, BMKG mencatat adanya gangguan atmosfer yang menciptakan Bibit Siklon Tropis 90S dan 99S yang terdeteksi di Samudra Hindia, selatan Banten dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga: 13 Kepala Daerah di NTT Siap Dilantik, 10 Lainnya Terhambat Sengketa Pilkada

Kedua bibit siklon ini, meskipun masih menjauhi Indonesia, berpotensi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam dua hingga tiga hari ke depan.

"Berdasarkan pengamatan, kedua bibit siklon ini dapat memengaruhi kondisi cuaca di pesisir selatan Jawa, Bali, NTB, serta NTT," ujar Dwikorita.

Selain itu, BMKG juga mengidentifikasi Bibit Siklon Tropis 96P yang terdeteksi di Teluk Carpentaria, Australia.

Baca Juga: Nikah 24 Kali, Vicky Prasetyo Terancam Diblacklist KUA? Ini Klarifikasinya!

Bibit ini berpotensi meningkatkan cuaca ekstrem di Papua dan NTT.

Sejumlah wilayah lain seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Jawa Tengah, dan Maluku Utara juga diprediksi akan merasakan dampak hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Dalam konferensi pers tersebut, Dwikorita juga mengimbau masyarakat di daerah rawan bencana untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem.

Baca Juga: Donald Trump Usul Warga Gaza Dipindahkan ke Indonesia? Rencana Kontroversial Ini Picu Pro- Kontra Global!

Halaman:

Tags

Terkini