REPORTASENTT.COM- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengusulkan relokasi warga Gaza ke negara- negara seperti Yordania, Mesir, atau Indonesia sebagai solusi untuk konflik di wilayah tersebut.
Usulan ini menuai berbagai reaksi dari komunitas internasional.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Ahmad Heryawan, mempertanyakan alasan di balik usulan Trump tersebut.
Baca Juga: Pasar Oebobo di Periksa Polisi, Kapolresta Kupang Kota Jelaskan Alasannya!
Ia menegaskan, yang menjajah Palestina adalah Israel, sehingga seharusnya Israel yang bertanggung jawab atas penderitaan warga Gaza.
"Mengapa korban yang harus dipindahkan, sementara penjajahnya tetap dibiarkan? Di mana letak keadilannya?" ujar Heryawan.
Menanggapi pernyataan Kontroversial Presiden Amerika Serikat ini, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan pemerintah Indonesia tidak pernah menerima usulan resmi terkait rencana relokasi warga Gaza ke Indonesia.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan dan Posal Kuala Tungkal Evakuasi Jenazah Nelayan yang Hilang
Juru Bicara Kemlu RI, Rolliansyah Soemirat, menegaskan, Pemerintah RI tidak pernah mendapatkan informasi apapun mengenai hal ini.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, juga menanggapi pernyataan Trump dengan skeptis.
Nasaruddin menyatakan, perlu dipahami lebih lanjut apakah Trump serius dengan ucapannya atau hanya bercanda.
Baca Juga: Ada Apa di Perairan Tarakan? Kapolres Ungkap Alasan Patroli Ditingkatkan!
"Apakah ini hanya spontanitas atau ada maksud tertentu di baliknya?" kata Nasaruddin.
Artikel Terkait
Terkuak! Fakta Mengejutkan di Rekonstruksi Pembunuhan Satpam oleh Majikan di Bogor
Ada Apa di Perairan Tarakan? Kapolres Ungkap Alasan Patroli Ditingkatkan!
Beda dengan Kabinet Merah Putih, Retret Kepala Daerah akan Pakai APBN, Bukan Uang Presiden Prabowo
Tim SAR Gabungan dan Posal Kuala Tungkal Evakuasi Jenazah Nelayan yang Hilang
Pasar Oebobo di Periksa Polisi, Kapolresta Kupang Kota Jelaskan Alasannya!