“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti informasi terkini dari BMKG agar bisa mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, atau angin kencang," tambahnya.
BMKG juga memberikan prediksi terkait intensitas hujan, yang diperkirakan akan meningkat di beberapa daerah, khususnya NTT dan NTB.
Untuk wilayah Pulau Jawa, intensitas hujan juga diperkirakan meningkat di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Dwikorita menegaskan pentingnya bagi masyarakat untuk menjauhi bantaran sungai atau area rawan longsor saat cuaca mulai gelap atau hujan deras.
"BMKG akan memberikan informasi terkait waktu hujan, sehingga masyarakat bisa merencanakan langkah antisipasi, seperti menghindari daerah rawan bencana," ujarnya.
Bencana hidrometeorologi, yang meliputi kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, hingga gelombang panas, dapat terjadi sebagai dampak dari perubahan cuaca ekstrem ini.
Baca Juga: Skandal Suap di Bandara Soekarno-Hatta, Ancaman Tersembunyi bagi Keamanan Nasional
BMKG terus memantau perkembangan siklon tropis ini dan akan memberikan informasi lebih lanjut seiring berjalannya waktu.
Artikel Terkait
Tim SAR Gabungan dan Posal Kuala Tungkal Evakuasi Jenazah Nelayan yang Hilang
Pasar Oebobo di Periksa Polisi, Kapolresta Kupang Kota Jelaskan Alasannya!
Donald Trump Usul Warga Gaza Dipindahkan ke Indonesia? Rencana Kontroversial Ini Picu Pro- Kontra Global!
Nikah 24 Kali, Vicky Prasetyo Terancam Diblacklist KUA? Ini Klarifikasinya!
13 Kepala Daerah di NTT Siap Dilantik, 10 Lainnya Terhambat Sengketa Pilkada