Ketua Askab PSSI Lembata Klarifikasi Polemik Pelatih Persebata

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Senin, 31 Maret 2025 | 17:24 WIB
Tim Persebata Lembata saat diarak keliling kota Lewoleba. (Foot Facebook @No Tahilya.)
Tim Persebata Lembata saat diarak keliling kota Lewoleba. (Foot Facebook @No Tahilya.)

 

Prestasi dan Evaluasi Persebata di ETMC XXXIII

Dalam kesempatan yang sama, Gucek juga mengapresiasi pencapaian Persebata di ETMC XXXIII yang baru saja berakhir di Kupang.

"Ini adalah pencapaian yang luar biasa karena Persebata untuk pertama kalinya tampil di level nasional sejak otonomi daerah. Kami bangga dengan perjuangan para pemain, tim pelatih, serta dukungan dari Lomblen Mania yang menjadi pemain ke-12 Persebata," ujarnya.

Namun, Gucek tidak menampik bahwa ada kekecewaan dari beberapa pihak yang mempertanyakan mengapa skuad generasi emas Persebata tidak berhasil menjadi juara.

 Baca Juga:  Ketahuan! Tiga Remaja Diamankan Saat Beraksi di Tengah Ibadah Ramadhan

"Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Lembata atas hasil ini," ucapnya.

 

Peran Hasan Haju dalam Persebata

Sekretaris Askab Kabupaten Lembata, Agustinus Koten, turut memberikan tanggapan mengenai sosok Hasan Haju.

"Coach Hasan adalah sosok rendah hati yang pernah membantu Persebata saat menghadapi krisis pelatih di ETMC 2022. Saya masih ingat, saya sendiri yang menghubungi beliau untuk menangani tim dalam waktu singkat," kenangnya.

Di akhir konferensi pers, anggota Askab PSSI Kabupaten Lembata, Alvred Nuban, menyampaikan bahwa evaluasi akan dilakukan pasca Hari Raya Idulfitri.

 Baca Juga: Ratusan Botol Miras Disita Jelang Lebaran di Bima, Polisi Jelaskan Hal Ini!  

"Kami siap bekerja maksimal demi menjawab harapan masyarakat Lembata," tutupnya.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X